AHY Ketum Baru Demokrat, Pidato SBY Singgung Beberapa Isu Termasuk Corona

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Partai Demokrat 2020-2025 dalm Kongres V Partai Demokrat, di JCC Senayan Jakarta, Minggu (15/3/2020) (Foto: Istimewa)

| Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Partai Demokrat 2020-2025. Pemilihan Agus dilakukan dalam sidang tertutup dengan diikuti 604 pimpinan Dewan Pimpinan Cabang dan Dewan Pimpinan Daerah serta organisasi sayap Demokrat dalam Kongres V Partai Demokrat, di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (15/3/2020).

Dalam pidato pembukaan kongres, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyinggung beberapa isu, termasuk wabah corona (Covid-19).

“Terus terang, dalam pengamatan saya, penanganan virus corona secara global kurang maksimal. Hampir semua negara bertindak secara unilateral, sendiri-sendiri. Padahal, wabah korona ini menyebar melalui interaksi antar manusia sedunia. Ini kritik saya. Kita berharap koordinasi, sinergi dan kerjasama antar negara dapat diperbaiki dan ditingkatkan,” ujar SBY.

SBY juga mengkritisi pemimpin dunia hari ini yang kurang berpadu menyelesaikan persoalan ekonomi global.

“Saya juga mengamati, dalam merespon dan menangani gejolak ekonomi saat ini, dunia kurang padu dan kurang bekerjasama. Kita jadi ingat, ketika terjadi krisis global tahun 2008-2009 yang lalu. Meskipun awalnya dunia gagap dan panik, namun dengan cepat para pemimpin dunia segera bersatu dan melakukan aksi bersama,” ujarnya.

Ia pun mengingatkan para pemimpin dunia agar bersatu menyelesaikan kedua krisis tersebut.

“Sebagai warga dunia saya berharap, dalam menghadapi krisis global, bekerja samalah wahai para pemimpin dunia. Selamatkan dunia bersama-sama. Together you can,” tegas SBY.

Tak lupa, SBY mengingatkan kader Partai Demokrat untuk mendukung pemerintah, baik Pusat maupun DKI Jakarta, dalam upaya melindungi warganya dari ancaman virus corona.

Menyinggung soal kepemimpinan baru Partai Demokrat, SBY mengatakan pemimpin-pemimpin lama partai tidak pergi meninggalkan partai ini.

“Sebenarnya, ketika para pemimpin baru itu datang, pemimpin-pemimpin lama tidaklah pergi. Kami-kami akan tetap di sini dan berjuang bersama. Justru, partai kita akan makin kuat. Di manapun saya berada, apapun posisi saya, saya akan tetap berada di rumah ini. Rumah yang saya ikut mendirikan dan membangunnya. Rumah kita semua,” pungkas SBY. (tb)