Akademisi USU Menilai Usulan Pasangan Bobby-Rolel Sangat Naif

Akademisi USU, Wara Sinuhaji (Foto: Istimewa)

Medan, TataBerita | Akademisi USU, Wara Sinuhaji, menilai usulan pasangan Bobby Nasution-Rolel Harahap sebagai Walikota/Wakil Walikota Medan 2020-2024 sangat naif. Hal ini dikatakannya terkait wacana Partai Golkar Sumut memasangkan keduanya di ajang Pilkada Medan mendatang.

“Kalkulasi politik demikian sangat naif ditawarkan ke konstituen pemilih yang plural dan heterogen. Harusnya golkar gak perlu lagi kita ajari tentang sikap nasionalis. Karena konstituen golkar kan plural sebagai partai bersifat nasionalis. Kalau Rolel yang diusung, sesama etnik Mandailing, tentunya ini merugikan partai Golkar itu sendiri,” ujar Wara, Medan, Rabu (25/12/2019).

Wara melanjutkan, ia sama sekali tidak antipati pada sosok Rolel Harahap. Namun, ia menganjurkan partai Golkar Sumut bisa mencari figur lain.

“Karena itu, kalau tidak Karo, Golkar masih bisa mencari figur lain. Tapi bukan saya anti terhadap Rolel, tidak sama sekali. Bisa juga dari Jawa atau kalangan Tionghoa, misalnya. Tionghoa termasuk etnik yang harus diperhatikan sebagai konstituen yang besar lho di Medan ini,” tambahnya.

Wara menambahkan, dalam pertemuan dengan beberapa tokoh masyarakat beberapa minggu lalu, ia justru dapat masukan nama yang lebih pantas memimpin kota Medan ke depan.

“Saya mengusulkan bagaimana agar Bobby Nasution maju berpasangan dengan Rusdi Sinuraya (Kepala Dinas Pasar Medan-red). Kalau melihat sejarah kita sama-sama tahu, kota Medan didirikan Guru Patimpus Sembiring Pelawi. Sudah saatnya orang Karo muncul jadi calon wali kota Medan di Pilkada 2020. Tapi ya tadi itu, tidak bisa dibuat main-main, dan harus punya persiapan matang,” ujarnya.

Ia pun mengatakan kota Medan butuh pemimpin berkemampuan baik, selain itu juga punya kemampuan finansial. (tb)