Aktivis Lingkungan Milenial: Kota Medan Butuh Lebih Banyak Oksigen

Aktivis lingkungan milenial berkumpul menanam pohon di tepi sungai Deli, Rabu (1/1/2020) (Foto: Istimewa)

Medan, TataBerita | Aktivis lingkungan milenial, Lukman Siagian, mengatakan perkembangan pembangunan kota Medan perlu diseimbangkan dengan penambahan jumlah oksigen. Menurut Lukman, berbagai kejadian alam seperti banjir bandang Labura dan banjir Jabodetabek lebih diakibatkan kerusakan ekosistem lingkungan.

“Alam ini rusak kalau tak seimbang. Makanya, aku dan teman-teman konsisten bikin acara penanaman pohon,” ujar Lukman, Jumat (3/1/2020).

Lukman yang juga pendiri Sahabat Alam (SALAM) Sumatera Utara lalu menceritakan kegiatan penanaman pohon yang baru saja dilakukan bersama beberapa organisasi pencinta lingkungan lainnya pada awal tahun, Rabu (1/1/2020).

“Kami baru kemarin adakan acara penanaman pohon di tepi sungai Deli, Kota Medan, Lingkungan XII, Kelurahan Sei Mati,” ujar Lukman.

Lukman mengaku kegiatan penanaman pohon di tepi sungai Deli, selain berusaha menyelamatkan lingkungan juga ajang kampanye kesadaran lingkungan bagi masyarakat sekitar khususnya. Pada acara ini, ia dan SALAM Sumut berkolaborasi dengan Petualang Tak Berbatas, Cipenk Adventure, Sanggar Anak Sungai Deli, GPS Tembung dan perwakilan masyarakat.

“Semoga menjadi awalan tahun yang baik,” ujarnya. (tb)