Alumni GMNI: Kasihan Bang Akhyar, Dia Dikeroyok!

Meilda Pandiangan (Foto: Istimewa)

| Terkait kabar Plt Walikota Medan, Ir Akhyar Nasution Msi, positif terjangkit virus Corona, sebagai sesama alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Meilda Pandiangan mengaku geram sekaligus kasihan perlakuan terhadap Akhyar.

Pasalnya, kabar Akhyar positif Corona, terlihat simpang-siur di publik. Beberapa sumber resmi dari pejabat Pemko Medan dan Pemprov Sumut, ujar Meilda, justru saling bertentangan.

“Bang Akhyar itu alumni GMNI. Sebagai sesama alumni (GMNI) dan mantan aktivis mahasiswa nasionalis, tentu kita kasihan melihat Bang Akhyar diperlakukan begitu. Gimana itu, sumber resmi bisa saling bertentangan infonya. Jangan lupa, dia masih Plt Walikota lho, pejabat negara,” ujarnya kepada Tata Berita via seluler, Jumat (7/8/2020).

Ia mengaku, semakin kesal melihat surat hasil swab dari salah satu rumah sakit yang menyatakan Akhyar negatif Corona berseliweran di lini masa media sosial. Padahal, di saat bersamaan, pemberitaan Akhyar positif Corona juga gencar beredar.

“Hasil swab negatif (Akhyar) beredar di medsos. Ini kan membingungkan masyarakat. Satgas Covid-19 dan para pejabat setempat mestinya segera klarifikasi secara jelas dan tuntas,” tegas mantan aktivis 98 tersebut.

Menurut Meilda, sulit memisahkan simpang-siur pemberitaan ini dengan konteks politik, khususnya agenda Pilkada Walikota/Wakil Walikota Medan pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Barangkali, bila tak ada Pilkada Medan tahun ini atau Bang Akhyar nggak maju (jadi Walikota), tentu lain ceritanya. Dari kacamata politik, dia dikeroyok (secara politik),” jelasnya.

Baca juga: Akhyar Nasution Dirawat di Rumah Sakit, Desas-Desus Positif Corona Bertebaran

Meski begitu, Meilda tak hendak berspekulasi lebih jauh terkait hal ini.

“Kita tak usah menuduh atau menduga-duga dulu. Kita pantau terus. Yang penting, kita doakan Bang Akhyar sehat-sehat saja,” pungkasnya. (tb)