BAT Kembangkan Vaksin Corona dari Tembakau

Ilustrasi Petani Tembakau (Foto AFP Photo/Yamil Lage)

| Produsen rokok dunia, British American Tobacco (BAT) dan Philip Morris, sedang mengembangkan vaksin Corona (Covid-19). Vaksin tersebut dibuat dari daun tembakau yang merupakan bahan baku utama pembuatan rokok.

“Kami percaya telah membuat terobosan signifikan. Dan kami siap bekerja dengan pemerintah dan semua stake holder untuk perang melawan Covid-19,” ujar Direktur Riset Ilmiah BAT, David O’Reilly, Jumat (3/4/2020) seperti dilansir dari Blommberg.

Pihak BAT mengklaim sedang melakukan uji pra-klinis terhadap vaksin berbahan nabati tersebut.

Senada dengan BAT, Philip Morris juga menyatakan unit bisnisnya, Medicago, segera mulai uji coba vaksin berbahan dasar tembakau kepada manusia.

Medicago menggunakan partikel mirip virus yang tumbuh di kerabat dekat tanaman tembakau. Vaksin nabati meniru virus Corona dan memungkinkan sistem kekebalan tubuh mengenalinya dan membuat respon kekebalan sehingga virus tak dapat menginfeksi atau menggandakan diri.

Keterlibatan produsen rokok dalam pengembangan vaksin bukan hal baru. Sebelumnya, Kentucky BioProcessing yang merupakan anak perusahaan Philip Morris, sejak 2014 sudah terlibat kolaborasi dengan Mapp Biopharmaceutical dalam rangka pengembangan ZMapp yang merupakan obat Ebola.

Meski demikian, berbagai kalangan menilai keterlibatan perusahaan rokok dalam perang melawan Covid-19 sebuah paradoks. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan mengatakan bahwa merokok dapat meningkatkan risiko terpapar penyakit Covid-19. (tb)