Belajar Dari Uganda, Antisipasi Dini Corona, Baru Ditemukan 1 Kasus

Tim kesehatan Uganda saat vaksinasi warga terkait kasus Ebola beberapa waktu lalu (Foto: Reuters)

| Uganda adalah negara di benua Afrika yang melakukan antisipasi dini pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19). Meski sebelumnya, tak ditemukan satu kasus pun, Presiden Uganda, Yoweri Museveni, sigap membatasi kedatangan orang asing dari 16 negara terpapar virus Corona, termasuk Amerika Serikat dan Inggris.

Uganda segera mengantisipasi masuknya wabah setelah Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan virus Corona menjadi pandemi.

Tindakan preventif juga dilakukan, di antaranya meminta operator kendaraan umum sediakan tempat cuci tangan di tiap pemberhentian bus dan pastikan penumpang kena desinfektan sebelum naik kendaraan.

Area publik dibersihkan dan pemerintah meminta warga diam di rumah kecuali sangat mendesak.

Pemerintah menginstruksikan pemilik usaha mengikuti prosedur kebersihan dan sediakan hand sanitizer kepada karyawan atau pelanggan.

Musevei juga memerintahkan segera menutup sekolah dan universitas sejak Jumat (20/3/2020).

Acara keramaian ditiadakan sementara waktu. Acara pernikahan yang tak bisa ditunda, tetap diijinkan asal tak melebihi 10 orang. Acara pemakaman, juga begitu.

Namun, kasus pertama covid-19 di Uganda baru saja dikonfirmasi Menteri Kesehatan, Jane Ruth Aceng, Minggu (22/3/2020). Ia mengatakan pria itu sempat mengunjungi Dubai, sebelum akhirnya dinyatakan positif covid-19 saat tiba di Uganda, seperti dilansir dari Guardian.

Pemerintah Uganda menjamin jika ada yang meninggal karena virus corona (Covid-19), pemakaman dan lain-lain dijamin pihak pemerintah. (tb/gd)