Biro Pusat Statistik: Jumlah Penduduk Miskin, 24,79 Juta Orang Pada September 2019

Ilustrasi: warga miskin pedesaan (Foto: Net)

Jakarta, TataBerita | Kepala Biro Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto, mengatakan jumlah penduduk miskin pada September 2019 sebesar 24,79 juta orang. Angka ini menurun 0,36 juta orang dari bulan Maret 2019 dan menurun 0,88 juta orang dari bulan September 2018.

“Persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada Maret 2019 sebesar 6,69%, turun menjadi 6,56% pada September 2019. Sementara persentase penduduk miskin di daerah pedesaan pada Maret 2019 sebesar 12,85%, turun menjadi 12,60% pada September 2019,” ungkap Suhariyanto di Jakarta, Rabu (15/1/2020), seperti dilansir dari cnbcindonesia.

Lanjut Suhariyanto, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan pada September 2019 berkurang sebanyak 137 ribu orang (dari 9,99 juta orang pada Maret 2019 menjadi 9,86 juta orang pada September 2019). Sementara itu, jumlah penduduk miskin di daerah pedesaan berkurang sebanyak 221,8 ribu orang (dari 15,15 juta orang pada Maret 2019 menjadi 14,93 juta orang pada September 2019).

Garis Kemiskinan pada September 2019 tercatat sebesar Rp440.538,-/ kapita/bulan dengan komposisi Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp324.911,- (73,75%) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp115.627,- (26,25%).

Pada September 2019, secara rata-rata rumah tangga miskin di Indonesia memiliki 4,58 orang anggota rumah tangga. Besarnya Garis Kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata adalah sebesar Rp2.017.664,-/rumah tangga miskin/bulan. (tb/cnbci)