Ekonom Sumut: Antisipasi Isu Corona dan Lebaran, Percepat Rapat Harga dan Stok Pangan

Dr Bakhtiar Efendi (Foto: TataBerita)

| Akademisi sekaligus pengamat ekonomi Sumatera Utara, Dr Bakhtiar Efendi, berpendapat pemerintah daerah perlu mempercepat rapat koordinasi antisipasi lonjakan harga dan ketersediaan stok pangan.

Menurutnya, rapat ini perlu dipercepat sebab tak hanya terkait agenda puasa Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri, melainkan juga terkait keberadaan virus corona (Covid-19) yang telah ditetapkan WHO menjadi pandemi global.

“Kalau dulu (sebelum corona-red), misalnya dua minggu sebelum lebaran mereka (pemerintah-red) baru rapat, kalau sekarang harus lebih cepat. Paling lambat, minggu depan. Ya, kalau bisa minggu ini sudah clear koordinasinya,” ujar Bakhtiar kepada TataBerita, di Medan, Senin (16/3/2020) siang.

Meski belum terjangkit corona (Covid-19), Bakhtiar menganggap pemerintah perlu melakukan gerak cepat sebagai antisipasi segala kemungkinan di depan. Ia pun meminta selain antisipasi lonjakan harga, jumlah stok bahan pangan dilipatgandakan dari sebelumnya.

“Ya, memang sejauh ini Sumatera Utara belum ada terjangkit wabah corona. Tapi, kita tak bisa pastikan ke depan, apa yang terjadi. Maka kita perlu gerak cepat, dipercepat koordinasinya. Juga, dilipatgandakan jumlah stok bahan pangannya,” imbuhnya.

Disinggung mengenai isu kemungkinan penerapan lockdown (penutupan wilayah-red), Bakhtiar menanggapi para pemangku kepentingan (stakeholder) tak perlu terburu-buru.

“Ya, kita harus cermati dan pelajari pengalaman dari beberapa wilayah, seperti Cina. Kita tidak perlu terburu-buru. Bisa misalnya, mulai dari soft-lockdown dulu. Tapi paling penting, para stakeholder saling berkoordinasi dan mengantisipasi segala kemungkinan yang mungkin saja terjadi,” pungkas Kaprodi Ekonomi Pembangunan Universitas Panca Budi Medan ini. (tb)