Forum Medan Selatan: Pembangunan Kota Medan Seperti Mercu Suar dan Narsis, Yang Pinggir Makin Terpinggirkan

Presidium Forum Medan Selatan: Doly Nadeak, Pdt Johanes Tarigan, Reguna Ginting (dari ki-ka) (Foto: Istimewa)

| Forum Medan Selatan (FMS) menilai pembangunan yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemko) Medan, selama ini, ibarat mercu suar yang terang di atas tapi gelap di bawah. Pembangunan terlalu mengutamakan wilayah pusat kota, sementara itu, daerah pinggiran semakin terpinggirkan.

“Pembangunan Medan ini ibarat mercu suar. Seolah-olah, Medan ini hanya wilayah pusat kota itu saja. Sementara, kita di Medan Selatan ini, seperti sengaja dipinggirkan,” ucap Juru Bicara FMS, Pdt Johanes Tarigan, di Padang Bulan Medan, Jumat (14/8/2020) sore.

Menurut Johanes, para elit pemerintahan di kota ini kurang mengenali kota ini secara keseluruhan.

“Para elit pemerintahan itu terlalu narsis. Kurang bergaul dan turun langsung ke kantong-kantong sosial di kota Medan. Lihat aja, di acara-acara resmi, selalu bagian tengah kota itu aja yang mereka tampilkan. Seolah-olah ikon dan wajah kota, cuma itu aja,” kritiknya.

Kepada Tata Berita, aktivis muda ini mengungkapkan, cukup banyak permasalahan sosial, infrastruktur dan ekonomi di wilayah Medan Selatan yang kurang mendapat perhatian serius.

“Banyak daerah resapan air dan sawah produktif kayak di Medan Selayang dan Tuntungan diubah jadi perumahan. Kalau hujan, banjir. Jalanan banyak lubang, lampu jalan mati. Banyak orang naik kereta jadi korban, jatuh karena lubang jalan. Belum lagi, soal keamanan di jalan raya,” urainya.

Baca juga: Pilkada Medan 2020, Gerakan Perahu Putih: Parpol Asyik Sendiri, Kita Tolak Sihir Politik!

Terkait agenda Pilkada Medan 2020, FMS mengaku, mereka tetap fokus konsolidasi organisasi sembari mengevaluasi kemampuan para Calon Walikota/Walikota melihat daerah pinggiran kota sebagai potensi strategis.

“Buat apa kita ditarik-tarik ke situ (Pilkada Medan 2020), kalau toh sudah menjabat tetap sama aja. Kita di pinggiran ini nggak dianggap. Padahal kawasan Medan Selatan itu urat penghubung daerah Mebidangro (Medan-Binjai, Deliserdang, Karo). Sanggup nggak, para calon (Walikota) itu berpikir menyeluruh soal ini,” pungkas Johanes yang didampingi Presidium FMS Reguna Ginting dan Doly Nadeak. (tb)