Gugus Tugas Covid-19 Nasional: Kawasan Pariwisata Alam Akan Dibuka Bertahap

Ketua GTPP Covid-19 Nasional, Doni Monardo (Foto: Istimewa)

| Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, Doni Monardo, mengumumkan beberapa kawasan pariwisata alam berbasis ekosistem dan konservasi dengan tingkat risiko Covid-19 paling ringan akan dibuka secara bertahap.

“Dengan persiapan-persiapan secara terukur dan terus menerus oleh pemerintah bersama-sama pemerintah daerah, hari ini saya akan mengumumkan kawasan-kawasan pariwisata alam yang direncanakan akan dibuka secara bertahap,” terang Doni, di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (22/6/2020).

Salah satu syarat kawasan pariwisata alam yang diijinkan untuk dibuka berada di Kabupaten/Kota dalam zona hijau dan/atau zona kuning.

Pengunjung dalam kawasan tersebut dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas normal.

“Kawasan pariwisata alam tersebut dapat dibuka secara bertahap sampai dengan batasan pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas normal,” jelas Doni.

Doni mengingatkan, para Bupati/Walikota terus berkonsultasi dengan Gubernur dan mengacu pada regulasi pemerintah pusat.

“Saya juga mengingatkan agar para Bupati/Walikota selalu melakukan konsultasi dengan Gubernur dan mengacu kepada regulasi yang sudah dibuat oleh pemerintah pusat terkait kebijakan menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19,” tegasnya.

Kawasan pariwisata alam yang dimaksud adalah wisata bahari, konservasi perairan, kawasan wisata petualangan, Taman Nasional, Taman Wisata Alam, Taman Hutan Raya dan Suaka Margasatwa.

Termasuk pula Geopark, pariwisata alam non-kawasan konservasi antara lain kebun raya, kebun binatang, Taman Safari, desa wisata, dan kawasan wisata alam yang dikelola oleh masyarakat. (tb)