Hindari Penerima PKH & BPNT Tak Tepat Sasaran, Warga Apresiasi Upaya Walikota Tanjungbalai

Walikota Tanjungbalai, HM Syahrial SH MH, saat menandai rumah salah satu penerima PKH & BPNT, di Kota Tanjungbalai, Jumat (15/5/2020) (Foto: Pemko Tanjungbalai)

| Untuk menghindari bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tak tepat sasaran, Walikota Tanjungbalai HM Syahrial SH MH, turun langsung menandai, menggunakan cat, rumah para penerima bantuan.

“Saya bersama Forkopimda, Camat dan OPD terkait ingin memastikan secara langsung, bahwa bantuan yang disalurkan pemerintah tepat sasaran,” terang Syahrial usai mengecat salah satu rumah warga penerima bantuan PKH dan BPNT, di Jl Anwar Idris Kota Tanjungbalai, Jumat (15/5/2020) pagi.

Lanjut Syahrial, penandaan rumah ini bertujuan untuk menghindari tumpang-tindih data penerima bantuan sosial PKH dan BPNT yang diverifikasi Kementerian Sosial.

“Kita upayakan tidak terjadi tumpang-tindih data penerima PKH dan BPNT dari Kementerian Sosial. Kita berharap bantuan sosial ini diterima warga yang berhak,” imbuhnya.

Forkopimda Kota Tanjungbalai saat turun langsung menandai rumah penerima PKH & BPNT, di Tanjungbalai, Jumat (15/5/2020) (Foto: Pemko Tanjungbalai)

Salah seorang warga penerima PKH dan BPNT, Ibu Azizah, mengapresiasi Walikota Tanjungbalai yang turun langsung memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Ia sendiri tak keberatan rumahnya ditandai agar bantuan bisa tepat sasaran.

“Terimakasih atas bantuan ini, kami sampai sekarang masih mendapat bantuan PKH dan BPNT. Soal diberi tanda, tak masalah. Jadikan kalau orang yang sudah mampu dan benar benar mampu atau kaya, pasti malu jika dapat bantuan,” ujar Ibu Azizah.

Saat menandai rumah warga, Walikota Tanjungbalai HM Syahrial SH MH turun langsung bersama Forkopimda Kota Tanjungbalai antara lain, Kapolres  AKBP Putu Yudha Prawira, Danlanal TBA Let Kol Laut (P) Dafris, Dandim 0208 Asahan Letkol Sri Marantika, Kajari A.A.G Satya Markandea, Camat dan OPD terkait.

Tahap pertama menandai rumah dengan tulisan “Rumah Tangga Tidak Mampu Penerima Bansos PKH dan BPNT” dilakukan di Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kecamatan Datuk Bandar dan Kecamatan Tanjung Balai Selatan. (tb)