HUT Ke-54 IGDA, Dedi Iskandar Batubara: IGDA Siap Jaga Kualitas Pendidikan Yang Kompetitif dan Bermutu

Ketum PP IGDA, Dedi Iskandar Batubara, berpidato di upacara HUT IGDA ke-54 di Kampus UNIVA Medan, Jl SM Raja no 10 Medan, Sabtu (15/2/2020) (Foto: TataBerita)

| Ikatan Guru dan Dosen Al Washliyah (IGDA) punya tanggung jawab moral menjaga mutu dan kualitas lembaga pendidikan Al Washliyah agar tetap kompetitif dan bermutu. Selain itu, IGDA juga melindungi para pendidik Al Washliyah dari bayang-bayang tuduhan melanggar HAM atau persoalan hukum lain karena menjalankan tugas sebagai pendidik.

Hal ini dikatakan Ketua Umum Pimpinan Pusat IGDA, Dedi Iskandar Batubara, saat berpidato sebagai pembina upacara Hari Ulang Tahun (HUT) IGDA di lapangan Universitas Al Washliyah UNIVA Medan, Jl Sisingamangaraja No 10 Medan, Sabtu (15/2/2020).

“Tanggal 15 Februari adalah hari yang bersejarah bagi kita semua. IGDA didirikan di Bandung pada tahun 1966 yang silam. Kelahiran IGDA adalah suatu semangat baru dan komitmen luhur menata, membenahi, serta meningkatkan kualitas pendidikan di semua lini dan lembaga pendidikan yang dikelola  Al Jam’iyatul Washliyah,” ucap Dedi.

Dedi mengingatkan, selain mengajarkan ilmu pengetahuan, personil IGDA pun bertanggungjawab atas pendidikan karakter pelajar dan mahasiswa yang dididik.

“Personil IGDA memiliki tanggung jawab transfer ilmu pengetahuan, etika, tradisi, budaya, sikap, dan sifat serta membentuk karakter pelajar dan mahasiswa sesuai nilai-nilai ke-Islam-an dan ke-Indonesia-an dalam konteks Ahlussunnah wal Jamaah,” ujarnya di hadapan para guru dan dosen IGDA.

Dedi Iskandar, juga senator DPD/DPR RI 2019-2024, pun menggambarkan situasi peta peradaban dunia dewasa ini, sekaligus memotivasi para  personil IGDA untuk terus berkontribusi bagi peradaban bangsa.

“Tugas kita semakin sulit karena di masa ini, ekspansi kebudayaan semakin massif. Pertarungan ideologi semakin sengit, dan imperialisme budaya datang dengan model baru yang sangat canggih. Kita bisa netralisir melalui jalur pendidikan dan pembentukan karakter,” tegasnya.

Pimpinan Pusat IGDA memberikan piagam dan cenderamata kepada para pendidik IGDA yang telah mengabdikan diri selama 30 tahun, Kampus UNIVA Medan, Sabtu (15/2/2020) (Foto: TataBerita)

Tak lupa, Dedi mewakili pengurus IGDA, mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada para guru dan dosen IGDA atas ketulusan mereka mengabdi bagi dunia pendidikan.

“Jasa para guru dan dosen yang tergabung dalam IGDA sangat luar biasa. Tidak terhitung berapa banyak pelajar dan mahasiswa yang mereka didik. Ketulusan ini yang membuat para pendidik IGDA istimewa. Menjadi tanggung jawab kami sebagai pengurus (IGDA-red) mengupayakan agar para pejuang ini mendapat upah layak, sesuai dengan jerih payah dan keringat yang dikeluarkan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, Pimpinan Pusat IGDA pun memberikan piagam dan cenderamata kepada para pendidik IGDA yang telah mengabdikan diri selama 30 tahun. (tb)