Jelang Pilkada 2020, Bawaslu RI Luncurkan Enam Program: Awasi Politik Uang dan Netralitas ASN

Anggota Bawaslu RI, Rahmat Bagja, di kantornya (Foto: Net)

Pangandaran, TataBerita | Anggota Bawaslu R, Rahmat Bagja, mengingatkan enam program enam program Bawaslu meningkatkan kinerja pengawasan. Hal ini, dikatakannya penting demi memenuhi hak pilih warga negara sesuai amanat Undang-undang.

Menurut Bagja, enam program tersebut meliputi: Pojok Pengawasan, aplikasi Pengawasan berbasis internet Gowaslu, Pramuka Saka Adhyaksa, Forum Warga, Gerakan Masyarakat Partisipatif dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) untuk mahasiswa.

“Jelang pelaksanaan Pilkada 2020, enam program menjadi kebutuhan mendasar terkait pengawasan partisipatif. Keterlibatan tokoh masyarakat, tokoh agama, mahasiswa, pelajar, dan aktivis LSM di daerah pentingnya terkait pelaksanaan Pilkada 2020 agar mendapat pemimpin yang amanah dan berintegritas,” ujar Bagja saat menjadi narasumber kegiatan Sosialisasi dan Tatap Muka Kepada Masyarakat Rentan, di Pangandaran Jawa Barat, Minggu (22/12/2019), seperti dilansir dari bawaslu.go.id (22/12/2019).

Bagja mengajak seluruh elemen masyarakat mengawasi pelaksanaan enam program Bawaslu tersebut.

“Dalam beberapa hal harus dibangun kesepakatan kembali di mana salah satunya adalah melakukan sosialisasi tentang politik uang karena trennya sudah sampai ke penyelenggara pemilu. Masyarakat harus berani dan tegas menolak politik uang,” ujarnya.

Bagja juga meminta partisipasi dan peran aktif masyarakat mengawasi media sosial terkait netralitas ASN (Aparatur Sipil Negara) dalam masa Pilkada 2020.

“Inilah PR kita bersama. Semoga kita bisa mencegah dan bisa terhindar dari permasalahan yang melanggar aturan khususnya netralitas ASN dan politik uang,” tegas Bagja. (tb/bgi)