Kabar Pasangan BoBo di Pilkada Medan, Akademisi: Gerindra Banyak Kader, Bobby Blunder Bila Salah Baca Arus Wacana

Akademisi-Pemerhati Politik, Faisal Riza (Foto: Istimewa)

| Kabar tentang Bobby Nasution berpasangan dengan Ketua Bobby Zulkarnain, disingkat BoBo, di Pilkada Medan 2020 ditanggapi datar oleh akademisi-pemerhati politik dari UINSU, Faisal Riza. Meski tak menolak, ia juga tak mengiyakan kecocokan pasangan BoBo ini.

“Saya melihat Gerindra punya banyak kader yang bisa diajukan sebagai pasangan wakil Bobby (Nasution-red). Partai ini juga terlihat lebih agresif mengajukan calonnya. Saya kira ini menarik,” ujar Faisal kepada TataBerita, di Medan, Sabtu (29/2/2020).

Faisal menambahkan, Bobby Nasution perlu menghitung secara politis untuk memilih pasangannya di Pilkada Medan mendatang.

“Masing-masing partai bisa saja mengajukan kadernya sebagai pendamping Bobby, tetapi saya tidak begitu yakin Bobby melihat ini sebagai prioritas. Secara politis, Bobby bisa memilih pasangan yang tidak terlalu reaktif, tidak lebih dominan. Karena bisa blunder ketika memimpin nanti. Potensi pecah kongsinya tinggi,” ujarnya.

Disinggung kriteria pasangan Wakil Walikota ideal Bobby Nasution, Faisal menjawab tergantung arus wacana politik dominan.

“Tergantung wacana dominan yang berkembang. Misalnya, kalau wacana dominannya agama, politisasi identitas, maka wakil dari kalangan ulama atau agamawan. Kalau wacana dominan good governance, pengembangan pelayanan kota, penguatan birokrasi, professional non parpol. Maka penting mempertimbangkan wakil dari kalangan berlatar birokrat,” pungkasnya. (tb)