Kejaksaan Agung Blokir Aset Tanah Milik Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PT Jiwasraya

Benny Tjokro (Foto: Istimewa)

Jakarta, TataBerita | Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memblokir aset tanah milik tersangka dugaan korupsi PT Jiwasraya, Benny Tjokrosaputro. Namun, pihak Kejagung mengatakan aset tanah bos PT Hanson International tersebut, saat ini masih dipilah-pilah.

“Ada tambahan (pemblokiran tanah), masih dipilah-pilah cukup banyak,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono, di Jakarta, Senin (20/1/2020), seperti dilansir dari detiknews.

Meskipun, Hari tak menjelaskan lebih rinci berapa luas tanah yang kembali disita oleh Kejagung.

“Untuk pemblokiran, untuk mekanisme penyitaan terhadap barang tidak bergerak itu ada mekanismenya, yang penting penyidik memblokir dulu,” kata Hari.

Lebih lanjut, Hari mengatakan pemblokiran bertujuan agar tidak terjadi pengalihan sertifikat tanah. Setelahnya, pihaknya akan mengajukan persetujuan penyitaan ke pengadilan.

“Jangan sampai sertifikat atau tanah dialihkan ke pihak lain. Diblokir dulu, kemudian mekanismenya nanti penyidik akan mengajukan persetujuan penyitaan ke ketua pengadilan,” terangnya.

Seperti diketahui, Kejagung memblokir aset tanah diduga terkait kasus dugaan korupsi Jiwasraya. Total aset 156 bidang tanah ini milik bos PT Hanson International, Benny Tjokrosaputro.

Dijelas Hari, 84 bidang tanah di Lebak, Banten, dan 72 bidang tanah di wilayah Kabupaten Tangerang.