Kerusuhan dan Kebakaran di Rutan Kabanjahe, 20 Orang Narapidana Jadi Tersangka

Kapolda Sumut, Irjen Martuani Sormin, beri arahan pada warga binaan Rutan Kabanjahe, di laman Mapolres Karo, Jl Veteran Kabanjahe, Rabu (12/2/2020) (Foto: Polda Sumut)

| Kapolres Tanah Karo, AKBP Benny Hutajulu, mengatakan, 20 narapidana (napi) telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kerusuhan yang berakibat kebakaran di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B, Kabanjahe, Tanah Karo, Rabu (12/2/2020) lalu.

“Sudah 20 napi ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polres Tanah Karo,” ujar Benny kepada wartawan, Kamis (13/2/2020).

Benny menambahkan, saat ini Kepolisian terus melakukan penyelidikan terkait kerusuhan tersebut.

“Sementara untuk situasi rutan sudah kondusif,” ujarnya.

Sebelumnya, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan, para narapidana yang ditetapkan sebagai tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

“Tokoh-tokoh itu yang melakukan kekerasan terhadap barang dan orang dan merusak barang terhadap orang kami tuduhkan Pasal 170 (KUHP),” ujar Martuani, di Kabanjahe, Rabu (12/3/2020).

Seperti diketahui, telah terjadi kerusuhan dan pembakaran di Rutan Kabanjahe pada hari Rabu (12/2/2020). Peristiwa ini diduga dipicu oleh razia narkoba yang dilakukan sipir kepada para tahanan yang ada di Rutan tersebut. (tb)