Kisruh Musda Golkar Sumut: Mahkamah Partai Akan Sidang Pleno, Pemohon dan Termohon Wajib Hadir

Surat panggilan Mahkamah Partai Golkar kepada Ahmad Doli Kurnia (Termohon I) (Sumber: Istimewa)

| Mahkamah Partai Golongan Karya (Golkar) akhirnya turun tangan dalam kisruh Musyawarah Daerah (Musda) ke-10 Partai Golkar Sumut. Panitera Mahkamah Partai Golkar atas perintah Hakim Ketua Mahkamah Partai Golkar, melalui surat bernomor 01/PAN-MPG/III/2020 tanggal 2 Maret 2020, memanggil para Pemohon dan Termohon untuk menghadap Sidang Pleno Mahkamah Partai Golongan Karya yang akan dilaksanakan pada Kamis (5/3/2020) mendatang.

Isi surat ditandatangani panitera, Irwan SH MH, menerangkan Perkara Nomor 01/PI-GOLKAR/III/2020 antara M Hanafiah Harahap, dkk (Pemohon) melawan Ahmad Doli Kurnia Tanjung selaku Plt Ketua DPD I Sumut (Termohon I), Panitia Penyelenggara Musda DPD Partai Golkar Sumut (Termohon II) dan Mustafa M Radja selaku Wakil Sekretaris Jenderal DPP Golkar (Termohon III) akan diselenggarakan pada Kamis (5/3/2020) pukul 13.00 WIB bertempat di Ruang Sidang Mahkamah Partai Golkar Slipi Jakarta Barat. Agenda sidang, Pemeriksaan Pendahuluan.

Surat panggilan Mahkamah Partai Golkar kepada Hanafiah Harahap (Pemohon) (Sumber: Istimewa)

Surat ini juga menegaskan, sesuai pasal 11 ayat 1 Peraturan Mahkamah Partai Golkar Nomor 02 Tahun 2016, maka para Pemohon  dan Termohon wajib hadir memenuhi panggilan  Mahkamah Partai Golkar. Apabila tidak hadir, maka Pemohon dan Termohon dianggap tidak menggunakan haknya dan Majelis Hakim tetap akan melanjutkan pemeriksaan perkara tersebut. (tb)