Lanal TBA Serahkan TKI Ilegal ke Gugus Tugas Covid-19 Kota Tanjungbalai Sumut

Salah seorang TKI Ilegal periksa suhu tubuh di Karantina Sementara Kota Tanjungbalai, GOR Mini Tanjungbalai, Minggu (5/4/2020) (Foto: Istimewa)

| Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tanjungbalai-Asahan menyerahkan 20 (dua puluh) orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) beserta 2 (dua) orang Anak Buah Kapal (ABK) KM Tanpa Nama dari Malaysia kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-10 Kota Tanjungbalai, di lokasi Karantina Sementara GOR Mini Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai, Minggu (5/4/2020) siang.

“Pada hari Minggu (5/4/2020), Lanal TBA berhasil mengamankan 20 orang TKI berdasarkan laporan dari masyarakat dan diserahkan kepada Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Tanjungbalai. Terkait paspor diserahkan kepada pihak Imigrasi Kota Tanjungbalai untuk ditindaklanjuti,” ujar Danlanal TBA, Letkol Laut (P) Dafris MSc.

Walikota Tanjungbalai, HM Syahrial SH MH, yang berada di lokasi mengapresiasi keberhasilan Lanal TBA ini.

“Kita mengapresiasi kinerja Danlanal TBA beserta pasukan yang berhasil mengamankan 20 orang TKI ini. Selanjutnya, tim Gugus Tugas akan lakukan pemeriksaan kesehatan,” terang HM Syahrial.

Walikota Tanjungbalai, HM Syahrial SH MH (tengah), bersama Danlanal TBA, Letkol (P) Dafris MSc (seragam TNI AL), saat konferensi pers, di Karantina Sementara GOR Mini Tanjungbalai, Minggu (5/4/2020) (Foto: Istimewa)

Kepada para TKI, HM Syahrial menjelaskan prosedur pemeriksaan kesehatan yang dilakukan demi mencegah penyebaran wabah virus Corona (Covid-19).

“Kalian semua tidak perlu takut, ini hanya proses pemeriksaan kesehatan. Setelah selesai pemeriksaan kesehatan dan mendapat persetujuan dokter yang memeriksa akan dikembalikan ke daerah asal,” ucap HM Syahrial.

Setelah dilakukan penyemprotan disinfektan dan pemeriksaan suhu tubuh, tak satu pun suhu tubuh TKI dan ABK ini berada di atas 36 derajat celcius. Diputuskan, TKI asal luar daerah kota Tanjungbalai akan dipulangkan ke daerah masing-masing, sedangkan 2 ABK asal Malaysia akan diserahkan ke Lanal TBA untuk pemeriksaan lanjut.

“Warga asal luar daerah akan dikembalikan ke daerah masing-masing dan bagi warga Kota Tanjungbalai akan karantina sementara selama 2 hari,” pungkas HM Syahrial.

Tak berapa lama, Bupati Asahan H Surya BSc, Kapolres Asahan AKBP Nugroho DK dan Dirut RSUD Asahan dr Edy, tiba di lokasi Karantina Sementara Pencegahan Covid-19 Kota Tanjungbalai untuk menjemput 10 orang TKI Ilegal asal Kabupaten Asahan.

Berikut adalah asal daerah 20 orang TKI Ilegal tersebut: Kota Tanjungbalai (2 orang), Kabupaten Asahan (10 orang), Kabupaten Batubara (4 orang), Kota Medan (1 orang), Kabupaten Simalungun (1 orang), Kabupaten Demak (1 orang) dan Kabupaten Tulungagung (1 orang). (tb)