Mahkamah Partai Putuskan Tunda Hasil Musda X Golkar Sumut, Ahmad Doli Absen

Majelis Hakim Mahkamah Partai Golkar putuskan tunda hasil Musda X Golkar Sumut, di Jakarta, Kamis (5/3/2020) (Foto: Istimewa)

| Setelah diadakan sidang pleno dengan agenda pemeriksaan awal, Mahkamah Partai Golkar akhirnya memutuskan memerintahkan DPP Partai Golkar menunda hasil Musyawarah Daerah (Musda) X Partai Golkar Sumut (24/2) pada Kamis (5/3/2020).

Keputusan ini, menandakan Mahkamah Partai Golkar menerima permohonan gugatan dari beberapa fungsionaris Golkar Sumut terhadap Musda Golkar Sumut beberapa pekan lalu.

“Ada tiga keputusan yang diambil dalam sidang perdana Mahkamah Partai. Pertama,
menerima permohonan para pemohon. Kedua, memerintahkan DPP menunda pelaksanaan segala keputusan Musda X. Ketiga memerintahkan DPP untuk tidak menerbitkan SK pengurus hasil Musda Golkar Sumut,” kata pemohon, Hanafiah Harahap, ketika dikonfirmasi, Kamis (5/3/2020).

Para Pemohon hadiri sidang Mahkamah Partai Golkar, di Jakarta, Kamis (5/3/2020), (Foto: Istimewa)

Diketahui, dalam sidang perdana tersebut, pihak Termohon I Ahmad Doli Kurnia Tanjung (eks Plt Ketua Golkar Sumut) absen atau tak hadir.

Sedangkan Pihak Pemohon, selain Hanafiah Harahap juga dihadiri Nurdin Z, Pahala Sitorus, Hendri Adi, Ferddy S. Pelawi, M. Ichwan Husein Nasution dan Riza Fakhrumi Tahir.

Agenda sidang berikutnya adalah Sidang Pokok Perkara pada 14 Maret 2020 di Gedung Mahkamah Partai Golkar Jakarta.

Mengingatkan, Musda X DPD Partai Golkar Sumut (24/2/2020) digugat fungsionaris Golkar Sumut karena dianggap cacat hukum akibat dibuka Ahmad Doli Kurnia Tanjung, padahal mandat resmi pembukaan ada pada Azis Syamsuddin. (tb)