Majukan Keberagaman Budaya, Bupati Sergai Soekirman Raih Anugerah Kebudayaan PWI 2020

Bupati Serdang Bedagai Soekirman (kedua dari kiri) berfoto seusai penandatanganan "Deklarasi Banjarmasin" pada acara puncak HPN 2020 di Banjarmasin, Jumat (7/2/2020). Dalam perhelatan yang sama Soekirman juga meraih penghargaan Anugerah Kebudayan PWI. (Foto Sumut24)

Banjarmasin, TataBerita | Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Ir H Soekirman, meraih Anugerah Kebudayaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) 2020. Penghargaan ini diberikan atas upaya Pemkab Serdang Bedagai dalam memajukan keberagaman budaya (pluralisme) di kabupaten berjuluk “Tanah Bertuah, Negeri Beradat” tersebut.

Penghargaan ini diterima Soekirman pada puncak Hari Pers Nasional (HPN) di Banjarmasin, diserahkan oleh Ketua PWI, Atal S Depari, dan disaksikan oleh Presiden Joko Widodo, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sabtu (8/2/2020).

“Ini menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan seluruh rakyat Serdang Bedagai, yang hidup dalam keberagaman,” ujar Soekirman, seperti dilansir dari siaran resmi.

Kabupaten Serdang Bedagai selama ini telah mengembangkan keberagaman dan toleransi budaya dengan membentuk dan memperkuat kampung-kampung budaya. Setidaknya sampai saat ini ada 5 kampung budaya yang menjadi role model (percontohan) pembangunan berbasis kebudayaan di kabupaten yang dimekarkan tahun 2003 itu; Kampung Melayu, Jawa, Batak, Bali, dan Banjar.

“Kebudayaan merupakan salah satu pondasi penting pembangunan daerah, karena selain nilai luhur yang terkandung di dalamnya, budaya juga dapat dijadikan sektor pariwisata potensial yang meningkatkan pendapatan daerah dan perekonomian masyarakat,” ujar Soekirman.

Selain Soekirman, ada 9 Bupati/Walikota lain yang menerima penghargaan yang serupa, yakni: Walikota Tangsel (Banten) Airin Rachmi Diany; Walikota Banjarmasin (Kalimantan Selatan) Ibnu Sina; Walikota Ambon (Maluku) Richard Louhenapessy; Bupati Tubaba (Lampung) Umar Achmad; Bupati Halmahera Barat Danny Missy; Bupati Luwu Utara (Sulawesi Selatan) Hj. Indah Putri Indriani; Bupati Gunung Kidul (DI Yogyakarta) Hj. Badingah; Walikota Baubau (Sulawesi Tenggara) AS Tamsir; dan Bupati Tabalong (Kalimantan Selatan) Anang Syakhfiani. (tb)