Manuver Politik Akhyar Bikin Djarot Meradang

Plt Ketua DPD PDIP Sumut, Djarot Saiful Hidayat (Foto: Net)

| Manuver politik Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi yang loncat dari PDI Perjuangan dan bergabung ke Partai Demokrat, membuat Plt Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Djarot Saiful Hidayat, meradang dan menuding mantan kadernya itu sebagai orang yang tengah berburu kekuasaan.

“Kader partai harus berdisiplin dan berpolitik itu untuk pengabdian yang lebih besar, bukan untuk berburu kekuasaan politik. Karena itulah langkah pragmatis yang dilakukan Saudara Akhyar Nasution dengan pindah ke Partai Demokrat justru ditempatkan sebagai bagian konsolidasi kader,” ujar Djarot kepada wartawan, Sabtu (25/7/2020).

Djarot menambahkan, sebagai bagian konsolidasi kader, ada kader yang lolos karena memiliki kesabaran revolusioner. Namun ada  pula yang gagal karena ambisi kekuasaan.

“Yang bersangkutan (Akhyar-red) masuk pada kategori kedua. Partai akan memberikan sanksi disiplin karena anggota partai tidak boleh memiliki keanggotaan ganda dengan partai lain,” imbuh anggota Komisi II DPR RI tersebut.

Baca juga: Relawan Akhyar Serang Balik: Justru Orang Dekat Bobby Nasution Terlibat Korupsi

Sebelumnya, DPP Partai Demokrat telah konfirmasi bahwa Akhyar Nasution kita telah terdaftar dan memiliki kartu tanda anggota partai.

“Benar bahwa Akhyar Nasution telah menjadi kader Partai Demokrat. Beliau telah terdaftar memiliki kartu tanda anggota Partai Demokrat. Bulan lalu, setelah diterima Bappilu DPP Partai Demokrat, beliau menyatakan kesiapan masuk Partai Demokrat dan membuat kartu tanda anggota,” terang Kamhar Lakumani, Jumat (24/7/2020).

Seperti diketahui, jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Walikota/Wakil Walikota Medan 9 Desember 2020, berbagai rumor politik terkait rekomendasi PDI Perjuangan ramai dibicarakan.

Salah satunya, terkait peluang pencalonan Akhyar Nasution oleh PDI Perjuangan. Ia yang merupakan kader dari partai berlambang banteng tersebut, dikabarkan, berpeluang kecil mendapat dukungan dari partainya itu. Meski belum diputuskan, rumor yang berkembang bahwa PDI Perjuangan justru akan mencalonkan menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution, di Pilkada Medan mendatang. (tb)