Mulai Senin (4/5), Warga Medan Tak Pakai Masker Akan Disanksi Tegas!

Kasatpol PP Kota Medan, M Sofyan (Foto: Istimewa)

| Sesuai Peraturan Walikota (Perwal) Medan Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Karantina Kesehatan, terhitung mulai hari Senin (5/4/2020), warga yang tidak mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah akan dikenakan sanksi non yustisial.

“Mulai besok, Senin (5/4/2020), sanksi tegas akan diberikan kepada warga yang tidak bermasker di luar rumah. Sanksi sebagaimana yang diatur pada Perwal 11/2020 tepatnya di pasal 25 merupakan sanksi non yustisial atau disebut sanksi administrasi berupa penahanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-EL),” terang Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan M Sofyan, di Medan, Minggu (3/5/2020).

Sofyan menjelaskan, mekanisme penegakan Perwal tersebut akan dilakukan dengan menahan KTP-EL di tempat untuk kemudian pada kurun waktu tertentu dijemput ke markas Satpol PP agar dilakukan pembinaan.

“Warga terjaring razia ataupun kedapatan tidak bermasker akan langsung ditahan KTP- EL nya di tempat kejadian. Dibuatkan berita acaranya, dan kurun waktu tertentu warga tersebut akan diminta datang ke markas Pol PP Kota Medan. Selanjutnya, kami akan lakukan pembinaan, dan setelanya KTP-EL nya akan dikembalikan,” terangnya.

Selama dua hari belakangan, ujar Sofyan, pihaknya telah melakukan sosialisasi dan menindak secara humanis bagi warga yang masih membandel tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

“Saat ini kami masih dalam rangka sosialisasi sehingga razianya juga masih humanis. Jika kami menemukan warga atau pengendara yang tidak menggunakan masker maka akan diberikan masker sekaligus sosialisasi terhadap sanksi yang akan diterima ketika kedapatan lagi tidak menggunakan masker keluar rumah,” pungkasnya. (tb)