Musda X Golkar Sumut Diulang, Pemohon Minta Plt Ketua Sumut Diganti, Termohon Hormati Ketua Umum

Majelis Hakim Mahkamah Partai Golkar putuskan tunda hasil Musda X Golkar Sumut, di Jakarta, Kamis (5/3/2020) (Foto: Istimewa)

| Setelah beberapa kali diadakan sidang Mahkamah Partai, akhirnya pada sidang mediasi virtual, Jumat (24/4/2020) lalu, pihak pemohon dan termohon menyepakati akan diadakan Musyawarah Daerah (Musda) ulang Partai Golkar Sumut.

“Pada sidang mediasi terakhir Jumat 24 April lalu, pihak tergugat menawarkan adanya Musda ulang. Artinya Musda X yang digelar di Hotel JW Marriot tidak sesuai prosedur, kami sebagai penggugat sepakat dengan usulan tersebut,” ujar salah seorang pemohon, Riza Fakhrumi Tahir, di Medan, Selasa (28/4/2020).

Riza menambahkan, pihaknya juga memohon agar Musda ulang nanti langsung ditangani langsung DPP Golkar.

“Sudah tahu panitia Musda kemarin salah, masa kita mau mereka lagi yang menggelar Musda, kan tidak mungkin. Kami tawarkan Musda diambil alih oleh DPP,” imbuhnya.

Ketua Kosgoro 1957 Sumut, juga mantan Sekretaris DPD Golkar Sumut, ini juga meminta agar Ahmad Doli Kurnia Tanjung dicopot dari jabatan Plt Ketua Golkar Sumut.

Sementara itu, perwakilan pihak termohon, Amas Muda Siregar, mengatakan tawaran mereka untuk melaksanakan Musda ulang dikarenakan menghormati Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto.

“Kita menghormati Ketum. Jadi ini jalan terbaik dan untuk kebaikan Golkar. Nanti sidang mahkamah partai hari Kamis (30/4/2020) yang terakhir, karena sudah berdamai, jadi tak ada lagi sidang-sidang berikutnya,” terang Amas.

Seperti diketahui, Musda X Partai Golkar Sumut yang memilih Yasir Ridho Lubis sebagai Ketua Golkar Sumut, di hotel JW Marriot (25/2/2020), digugat ke Mahkamah Partai Golkar karena dianggap cacat hukum.

Dalam hal ini, para pihak yang berperkara antara lain, M Hanafiah Harahap, dkk (Pemohon) melawan Ahmad Doli Kurnia Tanjung selaku Plt Ketua DPD I Sumut (Termohon I), Panitia Penyelenggara Musda DPD Partai Golkar Sumut (Termohon II) dan Mustafa M Radja selaku Wakil Sekretaris Jenderal DPP Golkar (Termohon III). (tb)