New Normal Di Sumut, Pakar Kesehatan: 81% Masyarakat Tak Tahu Protokol Kesehatan

"Seminar Online Sumut Menghadapi New Normal" bersama Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dan para pakar, di Rumah Dinas Gubsu, Jl Sudirman No 41 Medan, Selasa (2/6/2020) (Foto: Humas Sumut)

| Pakar kesehatan Sumatera Utara, Dr Tamsil Syafiuddin SpP, mengungkapkan, dari penelitian sederhana yang dilakukannya di kerumunan pasar tradisional Halat dan Petisah Medan, 81% masyarakat tidak tahu tentang Protokol Kesehatan Covid-19.

Hal ini terungkap saat “Seminar Online Sumut Menghadapi New Normal” bersama Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dan para pakar, di Rumah Dinas Gubsu, Jl Sudirman No 41 Medan, Selasa (2/6/2020).

“Saya telah melakukan penelitian sederhana tentang Covid-19, hasilnya 81 % masyarakat menjawab tidak tahu tentang apa itu protokol kesehatan,” ungkap Tamsil.

Selain itu, ujar Tamsil, saat ini ada dua masalah yang dihadapi terkait tingginya penyebaran Covid-19 di Sumut.

“Saat ini, masalah yang kita hadapi adalah masyarakat yang very low social culture. Di Jepang orang menggunakan masker agar tidak terkena orang lain, itu high sosial culture, tapi kita malah tidak peduli,” imbuhnya.

Gubsu Edy mengaku, ia perlu mendapat masukan dari para pakar sebelum meneruskan diskusi dengan Bupati/Walikota di Sumut. Hal ini dilakukannya untuk menyesuaikan penerapan New Normal dengan kondisi daerah masing-masing.

“Hari ini, saya bertemu dengan para pakar, setelah ini baru kita diskusikan dengan Walikota dan Bupati se-Sumut, lalu nanti kita pilah dan pilih mana yang bisa kita terapkan, sebab di Sumut ini ada 33 kabupaten/kota yang berbeda-beda kondisinya,” pungkas Edy. (tb)