Pakai Kendaraan Knalpot Bolong Bisa Dikurung Atau Didenda

Ilustrasi: Ratusan knalpot bolong disita Kepolisian (Foto: Net)

Medan, TataBerita | Pihak Kepolisian menghimbau seluruh bengkel dan pengendara kendaraan bermotor agar tak menggunakan knalpot bolong. Polisi menghimbau seluruh bengkel agar tak melayani permintaan masyarakat yang ingin mengganti knalpot bolong.

Seperti telah dilakukan Polres Tuban, Jawa Timur, Kapolres AKBP Nanang Haryono mengatakan jajarannya telah menghimbau pemilik bengkel tidak melayani modifikasi knalpot yang menyalahi standar resmi, seperti dikutip dari otomotifnet.gridoto.com (19/12/2020).

“Kita larang pemasangan knalpot bolong bagi kendaraan saat tahun baru,” ujar Nanang.

Nanang menjelaskan, hal ini telah tertuang dalam Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas angkutan jalan.

“Kalau masih melakukan ganti knalpot bolong, pihak bengkel maupun pengendara bisa dikurung satu bulan atau denda Rp 250 ribu,” ujarnya.

Pihaknya pun mengimbau masyararakat tak berlebihan bereuforia tahun baru dan ugal-ugalan dalam berkendara. (tb/ogc)