Papa T Bob, Sang Legenda Yang Mengisi Kenangan Generasi 90-an

Erwanda Lukas alias Papa T Bob

| Kabar duka datang dari legenda pencipta lagu anak-anak, Papa T Bob, pada Jumat (10/7/2020) semalam. Ia menghembuskan nafas terakhir pada pukul 10.35 WIB di rumah kediamannya.

Menantu Papa T Bob, Annisa, menuturkan, sebelumnya mertuanya itu masih dalam kondisi baik-baik saja. Namun, saat memasuki mobil untuk dibawa ke rumah sakit, Papa T Bob mendadak terduduk lemas tak berdaya.

“Tadi itu buat ke mobil pun masih jalan, tiba-tiba pas masuk duduk udah (meninggal),” ujar Annisa.

“Tarik napas sesak gitu, tarik napas dua kali dan langsung senderan abis itu kayak udah pucat,” sambungnya.

Saat tiba di RS Budi Asih Jakarta Timur, nyawa Papa T Bob tak tertolong. Pihak medis menyatakan penulis lagu anak-anak itu sudah meninggal dunia.

Selama ini, Papa T Bob memang mengidap penyakit diabetes. Penyakit ini, akhirnya membuat ia mengidap penyakit komplikasi.

Papa T Bob memang sempat dirawat di rumah sakit pada April lalu. Namun pada Juni, kondisi Papa T Bob membaik dan menjalani rawat jalan. Hingga akhirnya, ia meninggal dunia di kediamannya.

Papa T Bob dimakamkan segera sore harinya, Jumat (10/72020), di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Jurang Mangu, Pondok Ranji, Tangerang Selatan.

Erwanda Lukas

Bagi generasi 90-an, siapa yang tak kenal Papa T Bob? Ya, nama ini kerap muncul di layar kaca saat lagu-lagu ciptaannya tayang dinyanyikan para penyanyi cilik. Sebut saja para penyanyi cilik yang populer masa itu, ada Enno Lerian, Trio Kwek-Kwek sampai Tina Toon.

Hampir keseluruhan lagu anak-anak kala itu, diciptakan Papa T Bob.

Pria bernama asli Erwanda Lukas ini lahir di Jakarta pada 22 Oktober 1960. Nama Papa T Bob diambil dari nama putranya Bobby Fargoriawan Tersayang.

Menurut pengakuan orang terdekat, nama ini muncul spontan saat hendak merilis lagu ciptaannya. Akhirnya, nama ini melekat sepanjang karirnya di dunia musik.

Kini, Papa T Bob telah berpulang, namun karya dan kenangan yang ditinggalkannya akan tetap membekas di hati penggemar karya-karyanya. Selamat jalan sang Legenda.

Terima kasih telah mengisi hari dan kenangan anak-anak generasi 90-an. (tb/bs)