Para Ilmuwan Berencana Meninggalkan Bumi, Pindah Ke Sistem Tata Bintang Proxima Centauri

Penampakan Milky Way di malam hari (Foto: Net)

Medan, TataBerita | Ilmuwan sedang berencana pindah dari Bumi menuju planet lain. Planet yang dituju bernama Proxima b, yaitu planet yang berada di sistem tata bintang baru bernama Proxima Centauri, berjarak 4,25 tahun cahaya dari bumi atau sekitar 40 triliun mil.

Ukuran Proxima b hampir sama dengan Bumi serta posisinya cukup jauh dari bintang sehingga kondisinya baik untuk kehidupan, seperti dilansir Express (14/12/19).

Para ilmuwan ini akan menjalankan misi bernama Breakthrough Starshot. Misi menggunakan sebuah pesawat angkasa berukuran kecil bertenagalaser berbasis darat.

Secara teoritis, pesawat ini bisa melakukan perjalanan berkecepatan 25 persen kecepatan cahaya atau 46.500 mil per detik. Ditaksir, pesawat ini bisa menyelesaikan perjalanan dalam 40 tahun.

Oleh karenanya, para ilmuwan menyusun ide bernama Kapal Generasi, maksudnya, orang dilahirkan, melahirkan, dan mati di dalam kapal angkasa yang digunakan.

“Kami tahu bahwa orang dapat hidup di daerah terpencil, seperti pulau, selama ratusan atau ribuan tahun. Kita tahu bahwa pada prinsipnya manusia dapat hidup dalam ekosistem buatan. Ada banyak tantangan, tetapi tidak ada prinsip dasar fisika yang dilanggar,” jelas Andreas Hein, Direktur Eksekutif Initiative for Interstellar Studies, Inggris, seperti dikutip dari okezone (14/12/19).

Avi Loeb, ahli fisika dari Universitas Harvard menambahkan, tidak ada keraguan bahwa masa depan manusia ada di luar angkasa. Apapun caranya, manusia harus meninggalkan Bumi.

“Pada titik tertentu akan ada risiko dari asteroid yang akan menghantam Bumi atau akhirnya Matahari akan memanas hingga mendidihkan seluruh lautan di Bumi. Pada akhirnya, untuk bertahan hidup, manusia harus pindah dari Bumi,” ujar Avi. (tb/e/oz)