Pasca Banjir di Barus Tapteng, Dinkes Sumut Kirim Tim Medis dan Obat-obatan

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumatera Utara, dr Aris Yudhariansyah (Foto: Istimewa)

Medan, TataBerita | Pasca terjadinya banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Barus dan Kecamatan Andam Dewi, Kabupaten Tapanuli Tengah, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara mengirimkan tenaga medis dan obat-obatan.

“Tim ini sendiri sebetulnya sudah dikirim, langsung tak lama setelah kejadian bencana terjadi,” ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Sumatera Utara, dr Aris Yudhariansyah, di Medan, Sabtu (1/2/2020).

Seperti disampaikan Aris, tim tenaga medis terdiri dari satu orang tenaga dokter dan dua orang tenaga paramedis. Menurutnya, tim ini bertugas membantu tenaga medis dari pihak Kabupaten setempat.

“Sampai saat ini, tim kita masih berada disana. Karena dalam penanganan bencana, selain melakukan tindakan evakuasi dan mitigasi juga dilakukan rehabiitasi melalui trauma healing,” jelasnya.

Lanjut Aris, berdasarkan laporan yang diperoleh kemarin (Kamis, 30/1/2020), tercatat ada sebanyak 749 orang melakukan berobat jalan. Sebanyak tujuh dari sebelumnya tiga poskes (pos kesehatan) telah didirikan. Poskes ini tersebar di 10 desa yang ada di lokasi bencana.

“Keluhan yang paling banyak dijumpai itu antara lain berupa penyakit influenca, dispepsia, nyeri otot, ISPA, hingga rheumatoid. Informasi terakhir yang didapat, dalam peristiwa ini telah menyebabkan sebanyak delapan orang meninggal dan satu lainnya hilang,” terangnya. (tb)