Pasien Diduga Bohong, 46 Orang Tenaga Medis RS Kariadi Terinfeksi Covid-19

4 orang dokter spesialis yang isolasi mandiri di hotel Pemko Semarang (Foto: Screenshot)

| Sebanyak 46 orang tenaga medis Rumah Sakit (RS) Kariadi Semarang diduga positif terinfeksi wabah virus Corona (Covid-19), kini tengah isolasi mandiri di hotel milik Pemerintah Kota Semarang.

Dari sebuah video yang beredar di lini masa media sosial, salah seorang dokter senior, Prof dr Zainal Muttaqin SpBS, memberitahukan bahwa ia bersama 46 orang dokter lain positif Covid-19 dalam status Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Mohon doanya, kami berjumal 46 dokter dari RS dr Kariadi Semarang dinyatakan SWAB positif Covid-19 (OTG), terbanyak dari PPDS, ada 4 spesialis termasuk saya. Saat ini, menjalani isolasi mandiri di hotel Kesambi Hijau, Candi Baru Semarang, sampai nanti Swab nya negatif,” ujar Muttaqin dalam video berdurasi dua menit tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam, membenarkan informasi ini dan mengaku sudah mengetahui hal tersebut pada Rabu (15/4/2020).

“Benar itu, kami dapat informasinya kemarin, dan sekarang mereka tengah menjalani isolasi mandiri di sebuah hotel milik Pemprov Jateng,” ungkap Hakam, Jumat (17/4/2020), seperti dilansir dari CNNIndonesia.

Hakam menerangkan, 46 tenaga medis termasuk peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan beberapa orang dokter spesialis diduga kuat terpapar pasien berbohong menceritakan riwayat perjalanannya.

“Kalau dokter bisa jadi [tertular] dari pasien yang tidak jujur. Dia sakit setelah pergi dari sejumlah tempat tapi supaya tidak dicurigai, pasien itu bohong mengatakan tidak bepergian. Kalau Rumah Sakit Kariadi sangat rentan karena jadi rujukan rawat inap dan isolasi pasien Covid,” imbuh Hakam. (tb/cnni)