PB Al-Washliyah Kecam Keras Tragedi Kemanusiaan di India

| Pengurus Besar Al Jami’iyatul Washliyah mengecam keras tragedi kemanusiaan yang telah menelan korban jiwa dan mencederai nilai kemanusiaan yang menimpa umat Islam di India.

Siaran pers diterima TataBerita, ditandatangani di Jakarta (Minggu, 1/3/2020), oleh Ketua Umum Yusnar Yusuf dan Sekretaris Jenderal Masyhuril Khamis, PB Al-Washliyah tegas mengatakan tragedi perusakan rumah, masjid dan korban manusia ini tidak bisa dibenarkan, apapun alasannya. Tragedi ini merusak tatanan perdamaian dunia.

Selanjutnya, PB Al-Washliyah menyampaikan 7 poin, yakni: mengecam keras tragedi kemanusiaan ini, mendesak pemerintah India menghentikan segala bentuk kekerasan dan menindak tegas pelakunya, mendesak pemerintah dan parlemen India membatalkan Undang-undang diskriminatif terhadap umat Muslim India.

Empat poin selanjutnya, yaitu: mendesak Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyelamatkan umat Islam India, meminta pemerintah Republik Indonesia memberi respon nyata sebagai amanat Konstitusi, menghimbau umat Islam dan Hindu di Indonesia menahan diri dan tidak terhasut, serta menerangkan bahwa umat Islam adalah masyarakat cinta damai dan membawa misi perdamaian.