Pemerintahan Kolaboratif, Aulia Rachman: Bagi Milenial, Wakil Walikota Bukan Ban Serep

Calon Wakil Walikota Aulia Rachman bersama Calon Walikota Medan Bobby Nasution saat berpidato di acara silaturahmi Forum Minang Bersatu, di Amaliun Convention Hall Kotamatsum Medan, Rabu (16/9/2020) (Foto: Istimewa)

| Calon Wakil Walikota Medan, Aulia Rachman, memastikan bahwa setiap kebijakan yang akan dihasilkan bersama Bobby Nasution dirumuskan secara kolaboratif. Artinya, Walikota dan Wakil Walikota merumuskan dan menghasilkan keputusan secara bersama-sama.

“Kaum milenial (kaum muda-red) tidak pernah menganggap Wakil Walikota adalah ban serep. Kami (bersama Bobby Nasution) selalu berdiskusi dalam membuat program kerja,” ujar Aulia di hadapan hadirin di acara silaturahmi Forum Minang Bersatu, di Amaliun Convention Hall Kotamatsum Medan, Rabu (16/9/2020).

Konsep Pemerintah Kota (Pemko) Medan ke depan, imbuh Aulia, menerapkan Collaborative Government atau Pemerintahan Kolaboratif untuk menghasilkan New Medan atau Kota Medan Baru yang berkah dan sejahtera.

“Bentuk (pemerintahan) kolaborasi akan menjadikan Medan menuju kota yang berkah. Kami akan membuat Kota Medan lebih maju dan sejahtera dengan penguatan berbagai program-program ekonomi kerakyatan,” tandas mantan Ketua Komisi 2 DPRD Medan ini.

Baca juga: Bang Aman: Bobby-Aulia Siap Kontrak Politik, Komitmen Dukung UMKM Kota Medan

Turut pula hadir di kegiatan silaturahmi ini, Calon Walikota Medan Bobby Nasution serta para tokoh, sesepuh dan kaum milenial Forum Minang Bersatu Kota Medan. (tb)