Pemko Tanjungbalai Jemput Warganya Ke Selangor Malaysia, Protokol Covid-19 Diterapkan

Petugas cek suhu panas tubuh pekerja migran yang naik ke kapal ferry penjemputan, Port Klang Malaysia, Kamis (21/5/2020) (Foto: TataBerita)

| Sebagai upaya pencegahan penyebaran wabah virus Corona (Covid-19), Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai konsisten menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 saat penjemputan 155 orang pekerja migran (TKI) warga Tanjungbalai tahap dua di Port Klang Selangor Malaysia, Kamis (21/5/2020).

Dari pantauan tim TataBerita, saat menjemput para pekerja migran di Selangor Malaysia, petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungbalai ketat menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19.

“Ya, kita pastikan jarak fisik, semprot disinfektan sebelum naik kapal, cek suhu tubuh dan bagikan masker baru saat di atas kapal,” terang petugas Dinkes, Adi, kepada TataBerita, di Port Klang Malaysia, Kamis (21/5/2020) pagi waktu setempat.

Tak hanya ketika dijemput di Malaysia, begitu tiba di Pelabuhan Teluk Nibung Tanjungbalai pun, para pekerja migran ini tetap ikuti Protokol Kesehatan. Mulai dari rapid test dan cek kesehatan lanjutan di Karantina Sementara GOR Mini Kota Tanjungbalai.

“Di Port Klang (Malaysia), mereka sudah cek kesehatan. Setiba di sini, kita juga akan lakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan sesuai Protokol Kesehatan Covid-19. Ini juga untuk memberikan rasa nyaman seluruh warga Kota Tanjungbalai,” ucap Walikota Tanjungbalai, HM Syahrial SH MH.

Petugas penjemputan dari Dinkes Pemko Tanjungbalai menyemprotkan disinfektan ke para TKI sebelum menaiki kapal Ferry, Port Klang Malaysia, Kamis (21/5/2020) (Foto: TataBerita)

Seperti diketahui, akibat kebijakan lockdown Pemerintah Kerajaan Malaysia karena pandemi Covid-19, banyak nasib pekerja migran asal Indonesia di sana perlu diperhatikan serius.

Menyikapi hal ini, Pemko Tanjungbalai fasilitasi penjemputan 440 orang pekerja migran (TKI) warga Tanjungbalai dari Malaysia.

Sejauh ini, Pemko Tanjungbalai berhasil memulangkan sebanyak 301 orang. Terbagi dalam dua gelombang penjemputan, diawali gelombang pertama yang berhasil menjemput 146 pada Senin (18/5) lalu, 155 orang pada Kamis (21/5) semalam. (tb)