Pengumuman Molor, Proses Seleksi Dewan Perpustakaan Sumut Dicurigai Curang

Andhy Nainggolan curiga seleksi Dewan Perpustakaan Sumut curang, Selasa (3/3/2020) (Foto: Istimewa)

| Pengumuman hasil seleksi Dewan Perpustakaan Sumatera Utara yang molor dari waktu seharusnya, dicurigai akibat adanya kecurangan proses seleksi tersebut. Kecurigaan ini diungkapkan tokoh pemuda, Andhy Nainggolan, terkait molornya pengumuman yang mestinya diumumkan pada 20 Februari 2020 lalu.

“Ya kita patut curiga, karena prosesnya sudah lari dari jadwal yang ditetapkan di pengumuman. Padahal jadwal itu ditandatangani langsung oleh Kadis Perpustakaan dan Arsip Sumut, Ir Halen Purba,” ujar Andhy P Nainggolan kepada TataBerita, di Medan, Selasa (3/3/2020).

Andhy melanjutkan, semestinya proses seleksi ini dilakukan transparan tanpa mengundang kecurigaan publik.

“Kita tak menuduh, tapi patut curiga,” ujarnya.

Andhy mengaku, ia melihat ada indikasi kecurangan terkait lolosnya nama-nama tertentu dalam proses seleksi ini. Untuk itu, ia menerangkan, akan memantau terus dan melakukan aksi bila kecurangan terbukti benar terjadi.

“Apabila ada nama-nama yang tidak sesuai dengan unsur yang termaktub dalam Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional RI No. 17 tahun 2014 tentang Tata Cara Pemilihan Anggota Dewan Perpustakaan, maka saya akan menggelar aksi meminta proses seleksi diulang,” pungkas Andhy, juga pendiri organisasi MAPAN-RI ini. (tb)