Penjemputan TKI Dari Malaysia, Pemko Tanjungbalai Ikuti Protokol Kesehatan Covid-19

Walikota Tanjungbalai, HM Syahrial SH MH (dua dari kanan) saat meninjau kapal Ferry yang akan menjemput TKI di Malaysia, di Pelabuhan Teluk Nibung, Senin (11/5/2020), (Foto: Pemko Tanjungbalai)

| Terkait rencana penjemputan 440 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Tanjungbalai di Malaysia, Selasa (12/5/2020), Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mengikuti Protokol Kesehatan resmi Pemerintah Pusat.

“Mengikuti arahan Presiden Jokowi, kita pastikan pemulangan TKI asal Tanjungbalai di Malaysia patuh ikuti protokol kesehatan,” ujar Walikota Tanjungbalai, HM Syahrial SH MH, di Tanjungbalai, Selasa (12/5/2020).

Lanjut Syahrial, Protokol Kesehatan yang ada merujuk panduan medis dan keselamatan serta pencegahan penyebaran wabah virus Corona (Covid-19). Oleh karenanya, terang Syahrial, protokol ini dijalankan demi kebaikan petugas penjemput dan para TKI yang dijemput pulang ke Tanjungbalai.

“Protokol (kesehatan) ini dibuat berdasarkan tinjauan medis dan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19. Ini (dilakukan) demi keselamatan kita semua, petugas penjemputan dan saudara kita para pekerja migran (TKI). Ini juga untuk kenyamanan seluruh warga Tanjungbalai,” imbuhnya.

Diinformasikan, gelombang pertama penjemputan akan diberangkatkan besok malam, Rabu (13/5/2020), dari Pelabuhan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai.

Dari jumlah total 440 orang TKI, gelombang pertama ini, dipulangkan sebanyak 150 orang dari Port Klang Malaysia. Dijadwalkan, tiba lusa, Kamis (13/5/2020) sore.

Sesuai protokol kesehatan, sebelum dijemput, para TKI ini telah dicek kesehatan oleh pihak Pemerintah Malaysia. Selanjutnya, pihak Pemko Tanjungbalai juga akan melakukan rapid test (tes cepat) di kapal Ferry penjemputan.

Setibanya di Pelabuhan Teluk Nibung, cek kesehatan ulang dan penyemprotan disinfektan kepada para TKI dan barang bawaannya dilakukan. Setelahnya, para TKI ini akan menjalani isolasi di lokasi karantina Pemko Tanjungbalai, Sei Tualang Raso. (tb)