Penjemputan TKI Warga Tanjungbalai, Orangtua Terharu Anaknya Bisa Pulang Lebaran

Orang tua pekerja migran, Pak Nasution, Pelabuhan Teluk Nibung Tanjungbalai, Kamis (21/5/2020) (Foto: TataBerita)

| Penjemputan tahap kedua pekerja migran (TKI) warga Tanjungbalai dari Selangor Malaysia, juga membuat kerabat para pekerja migran terharu.

Pasalnya, akibat kebijakan lockdown akibat pandemi Covid-19 oleh negara Malaysia, sempat membuat nasib para pekerja migran di sana jadi tak menentu.

“Saya terharu, akhirnya anak menantu dan cucu saya bisa pulang Lebaran. Kemarin sempat kontak dengan anak saya, katanya dia belum bisa pulang karena Corona,” terang Pak Nasution, warga Tanjungbalai, kepada TataBerita, di Pelabuhan Teluk Nibung Tanjungbalai, Kamis (21/5/2020) sore.

Pak Nasution melanjutkan, saking bahagianya, ia menunggui kedatangan kapal ferry penjemputan sejak siang. Ia mengaku rindu pada cucunya.

“Iya, sudah saya tunggui dari siang. Saya rindu lihat cucu. Itu cucu saya,” ucap Pak Nasution sembari menunjuk seorang bocah laki-laki dalam bus penjemputan.

Pak Nasution mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemko Tanjungbalai, khususnya Walikota Tanjungbalai, HM Syahrial SH MH.

“Terima kasih, Pak Wali. Saya bersyukur dan mendoakan segala amal baik Pak Wali diridhoi Allah. Sehat dan berkah jabatan Pak Wali,” ucapnya.

Seperti diketahui, Pemko Tanjungbalai fasilitasi pemulangan 440 orang TKI warga Tanjungbalai dari Malaysia.

Telah dilakukan dua gelombang pemulangan, gelombang pertama menjemput 146 orang, Senin (18/5/2020), dan gelombang kedua dipulangkan 155 orang, Kamis (21/5/2020). (tb)