Pernyataan ‘Anggaran 30 T’ Viral, Akademisi: Bobby Nasution Edukasi Transparansi Anggaran

Akademisi-Pemerhati Politik, Faisal Riza (Foto: Istimewa)

| Akademisi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Faisal Riza, menilai pernyataan Bobby Nasution mengenai anggaran 30 triliun Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang sempat viral di media massa sebagai bentuk edukasi transparansi anggaran kepada publik.

“Intinya, Bobby Nasution mau ajak masyarakat melek anggaran. Anggaran pro rakyat. Angka Rp 30 T itu banyak, itu milik rakyat. Pertanyaannya, masyarakat dapat apa selama ini? Inilah pentingnya Calon Kepala Daerah seperti Bobby mengedukasi masyarakat,” urai Faisal, di Medan, Jumat (11/9/2020).

Pengamat politik dan pemerintahan ini menambahkan, ada sekelompok kecil orang yang tak menangkap utuh pesan di balik pernyataan Bobby yang tersebut.

“Ya, (sebagian kecil) orang tampaknya kurang memahami utuh pernyataan Bobby Nasution tersebut. Saya justru menangkap angka Rp 30 T sengaja disebut Bobby agar masyarakat melek anggaran,” imbuh Faisal.

Faisal pun membandingkan, pernyataan Bobby Nasution dengan rivalnya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Medan 2020 yang juga sedang menjabat Plt Walikota Medan, Akhyar Nasution.

“Sementara, Akhyar hanya cerita Nativisme. Lahir-besar di (kota) Medan. Bukan itu poinnya. Tetapi, selama ini, ngapain dia di Medan. Mengerjakan apa gitu,” tegasnya.

Baca juga: HIPMI Kritik Keras Akhyar, Bobby Nasution Minta Maaf

Sementara itu, saat silaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Medan Labuhan, Jumat (11/9/2020), Bobby Nasution kembali mengungkapkan pernyataan mengenai anggaran Rp 30 triliun Pemko Medan.

“Dalam satu periode (5 tahun-red) anggaran hampir Rp 30 triliun itu, apakah masyarakat merasakan. Itu setelah saya sampaikan anggaran Rp 30 triliun, banyak yang (kembali) melihat data lagi kan,” tandas Calon Walikota Medan yang berpasangan dengan Aulia Rachman tersebut. (tb)