Pilkada Medan 2020, GPP: Penetapan Paslon, Parpol Abaikan Hak Transparansi Masyarakat

Gerakan Perahu Putih (Foto: Istimewa)

|Komunitas Gerakan Perahu Putih (GPP) menilai Partai Politik (parpol) mengabaikan hak transparansi politik dalam penetapan Pasangan Calon (Paslon) Kepala Daerah (Cakada) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Walikota/Wakil Walikota Medan tahun 2020.

Indikasinya, pengumuman Paslon selalu dilakukan menjelang waktu pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Parpol-parpol ini, belum terbuka menetapkan pasangan calon (Walikota/Walikota). Buktinya, mereka (parpol) selalu mengumumkan calon menjelang masa pendaftaran di KPU,” terang Presidium GPP, Immanuel Damanik, di Medan, Kamis (11/8/2020).

Kebiasaan mengumumkan menjelang pendaftaran ke KPU, imbuh Immanuel, membuat calon pemilih tak punya kesempatan menguji rekam jejak (track record) Paslon yang diusung parpol. Dampaknya, masyarakat pemilih tak punya pilihan lain.

“Kalau menjelang pendaftaran (ke KPU) begini, kita sebagai masyarakat tak bisa mereview track record para Paslon. Akhirnya, kita hanya memilih Paslon yang dipilihkan Parpol,” imbuhnya.

Immanuel mengatakan, Paslon ini semestinya diumumkan jauh hari, sebelum masa pendaftaran ke KPU. Ilustrasinya, penetapan Paslon ini seperti membeli produk di pasar tradisional atau mall.

“Ini kan kayak belanja ke pajak atau ke mall. Barang dagangan mestinya dipajang di etalase jauh-jauh hari. Masyarakat sebagai pembeli harus bisa melihat-lihat dulu, sebelum membuat pilihan. Bukan tiba-tiba disodorkan dan dipaksa memilih Paslon yang ditetapkan Parpol,” tegasnya.

Akibat parpol tak transparan, ujar Immanuel, akan berdampak pada minimnya partisipasi pemilih di Pilkada atau rendahnya legitimasi Paslon yang terpilih di Pilkada Medan nanti.

“Mari belajar dari Pilkada Medan tahun 2015 lalu, hampir 70% golput. Dan, ketika menjabat tingkat kepercayaan masyarakat kepada pejabat Walikota juga rendah,” tandasnya.

Baca juga: Pilkada Medan 2020, Gerakan Perahu Putih: Parpol Asyik Sendiri, Kita Tolak Sihir Politik!

Perlu diketahui, KPU menetapkan jadwal pendaftaran Paslon Walikota/Wakil Walikota Medan pada 4 – 6 September 2020 mendatang.

Sejauh ini, baru pasangan Bobby Nasution – Aulia Rahman yang telah pasti berpasangan di Pilkada Medan 2020 sebagaimana diumumkan secara resmi oleh PDIP hari ini, Kamis (11/8/2020) pagi.

Sementara itu, petahana Walikota Medan, Ir Akhyar Nasution, sampai hari ini, belum dipastikan berpasangan dengan siapa. (tb)