PKS Beri Sinyal Dukungan di Pilkada Medan, Akhyar Tak Tahu PDIP Umumkan Nama Calon Di 17 Juli

Ir Akhyar Nasution (berbaju hijau) saat datang ke sekretariat DPW PKS Sumut, Jl Kenanga Medan, Selasa (14/7/2020) (Foto: Istimewa)

| Plt Walikota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi, mendatangi sekretariat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumut, di Jl Kenangan Raya Medan, Selasa (14/7/2020). Kedatangan ini disinyalir terkait dukungan PKS kepada Akhyar pada Pilkada Walikota/Wakil Walikota Medan pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Alhamdulillah, dalam diskusi kita, silaturahmi ini terdapat kesepahaman bersama untuk menghadapi Pilkada Kota Medan ke depan. Rencananya kita akan bersama-sama ya, dan ini akan diteruskan ke DPP masing-masing. Insyaallah kita akan berjalan bersama-sama,” terang Akhyar kepada wartawan, usai pertemuan tertutup di kantor DPW PKS Sumut, Selasa (14/6/2020).

Saat disinggung tentang kemungkinan berpasangan dengan kader PKS, Salman Alfarisi, petahana Walikota Medan ini menyerahkan keputusan kepada pimpinan partai.

“Itu nanti tergantung Pak Ketua. Tapi kesepahamannya dulu sudah terbangun. Mengenai siapa orangnya nanti Kak Ketua yang punya otoritas untuk ngomong,” ucap Akhyar menunjuk Ketua DPW PKS Sumut, Hariyanto.

Mengenai rencana pengumuman 15 nama Calon Kepala Daerah yang akan diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Jumat (17/7/2020) ini, kader tulen partai berlambang banteng ini mengaku tidak mengetahuinya.

“Sampai sekarang, saya nggak mengetahui dan tidak terkonfirmasi, dan tidak mengetahui tentang itu,” pungkas Akhyar.

Tampak kedatangan Akhyar ke sekretariat DPW PKS Sumut disusul oleh Ketua Partai Demokrat Kota Medan, Burhanuddin Sitepu. Sebelumnya, DPP Partai Demokrat telah memberi rekomendasi dukungan kepada Akhyar pada Kamis (18/6/2020) lalu.

Untuk diketahui, apabila dukungan PKS dan Demokrat mengerucut pada Akhyar, maka syarat pendaftaran pasangan Calon Walikota/Wakil Walikota Medan, yakni 10 kursi di DPRD Kota Medan, telah terpenuhi. PKS punya 7 kursi, sedangkan Demokrat punya 4 kursi di DPRD Medan. (tb)