Rekonstruksi Pembunuhan Hakim Medan Tahap Dua: 54 Adegan di Rumah Korban

Konferensi Pers Kapolda Sumut didampingi Irwasda Polda Sumut, Direskrimum Polda Sumut, PJU Polda Sumut dan Kapolrestabes Medan, Mapolda Sumut, Rabu (8/1/2020) (Foto: Polda Sumut)

Medan, TataBerita | Rekonstruksi tahap dua kasus pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin (55), dilakukan di rumahnya di Perumahan Royal Monaco Blok B Nomor 22 Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kamis (16/1/2020). Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Martuani Sormin, menerangkan dalam rekonstruksi tahap dua ini memperagakan 54 adegan, diperagakan para tersangka Zuraida Hanum (ZH/41), Jeffry Pratama (JP/42) dan Reza Fahlevi (RF/29).

“Untuk rekonstruksi ini dilakukan sebanyak 54 adegan di rumah almarhum,” ujar Martuani kepada wartawan di lokasi rekonstruksi.

Ratusan personel kepolisian terlihat berjaga di lokasi rekonstruksi. Ratusan warga pun ramai menyaksikan langsung reka adegan ini.

“Kita lakukan sterilisasi dengan memasang garis polisi. Sementara, untuk arus lalu lintas di perumahan ini akan kita lakukan pengalihan jalan sementara hingga selesai rekonstruksi,” ujar Kapolsek Delitua, AKP Zulkifi Harahap.

Sebelumnya, Zuraida dan dua eksekutor sudah berada di dalam rumah sebelum korban tiba. Saat korban sampai dan tidur di dalam kamar, Jefry Pratama menutup wajah korban dengan bantal, Reza Fahlevi menimpa perut korban dan Zuraida Hanum memegangi kaki korban. Pembunuhan ini bahkan dilakukan saat korban tidur di samping anaknya.

“Rangkaian ini semua berakhir pada jam 04.00 WIB tanggal 29 November 2019. Di sini, ada perdebatan karena tidak sesuai dengan rencana awal. Karena diskenariokan pelaku, korban meninggal karena serangan jantung. Itu jam 01.00 WIB tanggal 29,” terang Kapolda Sumut, Irjen Martuani Sormin. (tb)