Selain Minim APD, Petugas Puskesmas Di Medan Juga Butuh Nutrisi Tambahan

Komunitas Jurnalis 4x4 serahkan donasi APD ke petugas Puskesmas PB Selayang II Medan, Kamis (23/4/2020) (Foto: Istimewa)

| Selain minimnya Alat Pelindung Diri (APD), petugas medis di Puskesmas Kota Medan juga memerlukan nutrisi tambahan. Hal ini diungkapkan salah seorang dokter jaga, dr Rahma, kepada tim Jurnalis 4×4 yang donasi APD ke Puskesmas PB Selayang II Kota Medan, Jl Bunga Cempaka Medan, Kamis (23/4/2020).

“Ya itu tadi, APD. Nutrisi tambahan juga perlu. Kami memang punya stok multivitamin dalam bentuk tablet. Cuma, personel kami butuh dalam bentuk makanan (alami), seperti madu atau telur ayam kampung,” ujar dr Rahma kepada TataBerita.

Menurut dr Rahma, mengingat tugas ekstra dan risiko petugas garda depan, nutrisi tambahan perlu untuk menjaga stamina dan imunitas para personel puskesmas.

“Kita (petugas puskesmas) ini rentan dengan risiko terinfeksi (Covid-19). Ini kita juga wajib siaga dengan baju APD, pakai (APD) ini, panas sekali. Energi kita ekstra terkuras,” ungkapnya.

Saat bersamaan, petugas jaga puskesmas, Hesty Ginting, mengaku dengan jumlah personel 60 orang, pihaknya harus rela mengenakan APD tak lengkap akibat minimnya ketersediaan yang mereka miliki.

“Lihat ini, Pak. Saya cuma pakai sandal jepit, kita nggak pakai sepatu boot. Baju (hazmat) ini aja kita pakai berulangkali. Kecuali, kalau kita habis kontak langsung dengan pasien positif Covid-19, baju ini kita bakar,” terangnya.

Diketahui sebelumnya, Rabu (15/4/2020), 5 (lima) orang personel Puskesmas PB Selayang II Medan terjangkit virus Covid-19 setelah kontak langsung dengan pasien positif Covid-19.

Dalam kesempatan ini, perwakilan Jurnalis 4×4, Jefri Tarigan, donasi APD berupa baju hazmat, sarung tangan, masker dan face shield. Masing-masing berjumlah 100 buah dan akan dibagikan ke beberapa titik di Kota Medan. (tb)