Skor Indeks Demokrasi Indonesia Turun dan Stagnan di Bawah Timor Leste

Ilustrasi Demokrasi (Foto: Net)

Jakarta, TataBerita | Dalam tiga tahun terakhir, skor indeks demokrasi Indonesia terus mengalami penurunan. Di tahun 2016, Indonesia menempati peringkat ke-48 dengan skor 6,97. Tahun 2017, Indonesia menempati peringkat ke-68 dengan skor 6,39. Sedangkan pada tahun 2019, demokrasi Indonesia cenderung stagnasi dibandingkan tahun 2018. Indonesia kembali menduduki peringkat ke-63 secara global dari 167 negara.

Indeks demokrasi ini diriset perusahaan riset bisnis dan ekonomi yang berbasis di Inggris, The Economist Intelligence Unit (EIU), seperti dilansir dari kompas.com.

Posisi Indonesia masih kalah dengan Timor Leste (peringkat ke-41), Malaysia (peringkat ke-43) bahkan Mongolia (peringkat ke 62). Pencapaian indeks ini membuat Indonesia termasuk ke dalam kategori “flawed democracies” atau “cacat demokrasi”. Kategori ini untuk negara dengan indeks demokrasi 6,00 hingga 8,00.

Lembaga EIU menjelaskan, negara berkategori “flawed democracies” memang menerapkan sistem pemilihan yang bebas dan adil. Bahkan, bila terjadi masalah seperti pelanggaran terhadap kebebasan media maupun kebebasan lainnya, hak-hak sipil tetap dihormati.

“Namun, ada kelemahan yang signifikan dalam aspek demokrasi lainnya, termasuk masalah dalam pemerintahan, budaya politik yang kurang berkembang dan rendahnya tingkat partisipasi politik,” tulis laporan EIU, Kamis (23/1/2020). (tb/kc)