Tak Pakai Masker, Penjual Roti Keliling di Medan: “Nggak Sanggup Beli, Bang”

Penjual roti keliling, Iwan, saat diwawancarai, Jl Flamboyan Medan, Rabu (6/5/2020) (Foto: TataBerita)

| Di tengah pandemi Covid-19 dan Peraturan Walikota Medan tentang kewajiban memakai masker, masih ada warga kota Medan yang tak mengenakan masker saat ke luar rumah.

Iwan (42), penjual roti keliling, mengaku ia tak memakai masker karena harganya terlalu mahal.

“Aduh, Bang. Maskernya terlalu mahal harganya, Bang. 5 ribu paling murah, 10 ribu. Dulu, sebelum Corona, cuma seribu di apotik, Bang,” ucap Iwan saat diwawancarai TataBerita, di Jl Flamboyan Raya Medan, Rabu (6/5/2020) sore.

Lanjut Iwan, ia sebenarnya bukan tak ingin pakai masker. Namun, bila terus-menerus berganti masker, ia tak sanggup secara ekonomi.

“Harga roti ini, cuma dua ribu satu, Bang. Tiap hari ganti masker, nggak sanggup (beli) jugalah, Bang,” ujarnya.

Ia pun mengeluh penurunan jumlah konsumen di tengah wabah virus Corona (Covid-19) ini. Apalagi, ujarnya, suasana bulan Ramadhan juga mengurangi pembeli.

“Penghasilan (ekonomi) tak menentu ini, Bang. Pembeli sepi ini karena Corona, Bang. Apalagi, puasa ini kan. Harap maklumlah, ya kan,” keluhnya. (tb)