Terima Audiensi BMPS Medan, Akhyar Nasution: Terima Kasih Karena Tindaklanjuti Surat Edaran

Plt Walikota Medan, Ir H Akhyar Nasution, saat menerima audiensi BMPS Kota Medan di Kantor Walikota Medan, Jl Maulana Lubis No 2 Medan, Kamis (4/6/2020) (Foto: Istimewa)

| Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi, mengucapkan terima kasih kepada Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Medan karena segera menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Walikota Medan No 429/3481 tanggal 14 Mei 2020 tentang Keringanan Biaya Pendidikan Pada Perguruan Swasta.

“Kami mengucapkan terima kasih karena SE tersebut langsung ditindaklanjuti. Pemko Medan turut bertanggung jawab membuat kebijakan dalam meringankan beban masyarakat,” ujar Akhyar Nasution saat menerima audiensi BMPS Kota Medan di Kantor Walikota Medan, Jl Maulana Lubis No 2 Medan, Kamis (4/6/2020).

Akhyar melanjutkan, pihaknya siap memberikan bantuan kepada BMPS Kota Medan sesuai regulasi dan ketentuan jelas, tepat sasaran dan transparan. Oleh karenanya, Akhyar meminta BMPS menyusun kriteria, klasifikasi, formulasi dan opsi bantuan.

“Kami memahami problematika yang dirasakan BMPS. Apalagi, ini menyangkut keberlangsungan proses belajar anak-anak kita. Kami minta BMPS menyusun dan menyiapkan formulasinya. Insya Allah, bantuan akan segera kita berikan,” imbuhnya.

Menanggapi arahan Plt Walikota Medan, Ketua BMPS Kota Medan, M Arif, pun menyampaikan ucapan terima kasih dan secepatnya akan menyerahkan rujukan dasar pemberian bantuan.

“Saat ini, kita tengah mempersiapkan rujukan formulasi bantuan untuk perguruan swasta yang akan menjadi pertimbangan bagi Pemko Medan. Kami berharap, koordinasi ini dapat memberi hasil terbaik, khususnya bagi peserta didik, dan mereka dapat kembali belajar seperti biasa,” pungkas Arif.

Seperti diketahui, Sesuai Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan No.429/3481 tanggal 14 Mei 2020 tentang Keringanan Biaya Pendidikan Pada Perguruan Swasta melarang membebankan biaya pendaftaran maupun biaya pembangunan pada pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) Tahun Ajaran 2020/2021.

Larangan ini berlaku dari tingkat PAUD, TK, SD dan SMP sederajat di bawah Dinas Pendidikan Kota Medan. Tujuannya, meringankan beban masyarakat di tengah kondisi pandemi Covid-19. (tb)