Terkait Corona, Ini Pesan Uskup Agung Medan

Uskup Agung Medan, Mgr. Kornelius Sipayung, OFMCap (Foto: Istimewa)

| Uskup Agung Medan, Mgr. Kornelius Sipayung, OFMCap mengimbau dan mengajak seluruh umat Katolik untuk tidak terlalu takut, tidak terlalu panik terhadap kondisi penyebaran virus corona (Covid-19).

Hal ini disampaikannya melalui Surat Edaran tertanggal 17 Maret 2020 berisi Anjuran Teknis Peribadatan di Keuskupan Agung Medan menyikapi virus Corona (Covid-19).

Ini imbauan Uskup Agung Medan:

  1. Misa pada hari Minggu, Misa Harian, Ibadat sabda hari Minggu tetap diadakan. Namun dengan penuh kasih kami imbau agar umat yang batuk dan/atau pilek dan/atau demam diminta untuk untuk tidak datang ke gereja. Kami anjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter dan masih tetap dapat berdoa di rumah.
  2. Doa lingkungan, Pembahasan Poster Aksi Puasa Pembangunan (APP), Ibadat Tobat di lingkungan boleh tetap dilaksanakan dengan mengurangi kontak fisik.
  3. Air suci di depan pintu gereja hendaknya ditiadakan sementara waktu.
  4. Penerimaan Komuni Kudus, hanya dengan tangan saja.
  5. Salam Damai dengan bersalaman atau kontak fisik lain, tidak dianjurkan oleh Imam pemimpin misa, dan sebaiknya segenap umat dapat memaklumi dengan tidak melakukan jabat tangan juga.
  6. Berkat untuk anak-anak Asmika/Areka, untuk sementara ditiadakan.
  7. Kepada segenap Imam terkasih pemimpin misa, juga kepada para Prodiakon hendaknya semakin meningkatkan diri dalam kebersihan terutama ketika membagi komuni kudus, dan hal lain yang dianggap bijak.
  8. Pembasuhan Kaki pada Hari Raya Kamis Putih hendaknya ditiadakan. Pastor hendaknya mencari cara yang paling tepat sesuai dengan kondisi paroki kita masing-masing.
  9. Sebagai antisipasi untuk penghormatan salib pada Jumat Agung, 10 April 2020, hendaknya mencium corpus Kristus ditiadakan. Pelaksanaannya mengacu kepada Buku Tata Perayaan Trihari Paskah yang dikeluarkan Komisi Liturgi KAM hal. 55.