Ternyata Tembakau Bermanfaat bagi Kesehatan

Ilustrasi Petani Tembakau (Foto AFP Photo/Yamil Lage)

Jember, TataBerita | Tembakau acap kali dijadikan kambing hitam penyebab berbagai macam penyakit, dari sesak nafas sampai kanker. Tapi penelitian mutakhir membuktikan di dalam bahan utama pembuat rokok ini ditemukan zat yang diyakini bermafaat bagi kesehatan.

“Tak banyak yang tahu tembakau mengandung zat bioaktif yang baik bagi kesehatan,” ujar Dr. Toto Sudargo, peneliti dari UGM Yogyakarta, dalam seminar bertajuk “Tembakau untuk Kehidupan” di Jember, 2013 yang lalu, sebagaimana dikutip dari Tempo.

Penelitian yang dilakukan oleh Toto menemukan adanya senyawa flavonoid dan fenol di dalam tembakau. Dua zat tersebut dapat menjadi antioksidan pencegah kanker, anti-karsinogen, anti-proliferasi, anti-flamasi, serta memberikan perlindungan bagi tubuh terhadap penyakit-penyakit kardiovaskuler seperti stroke dan penyakit jantung koroner.

Daun tembakau juga mengandung zinc (Zn), minyak astiri, dan vitamin C (asam akorbat). Zinc berguna dalam pembentukan struktur enzim dan protein yang bermanfaat bagi tubuh, minyak astiri dapat dijadikan sebagai antibakteri dan antiseptik, sedangkan vitamin C berfungsi sebagai antioksidan dan antiradikal bebas.

Sementara dari sisi ekonomi, Profesor Subiyakto dari Badan Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas), dalam kesempatan yang sama, menyatakan bahwa saat ini ada 6 juta penduduk Indonesia yang menggantungkan hidupnya dari industri tembakau.

Pendapatan negara dari cukai tembakau juga sangat besar. Dikutip dari katadata, pada tahun 2019, negara meraup lebih dari 125 triliun dari cukai tembakau.

Kepala UPT Pengujian Sertifikasi Mutu Barang dan Lembaga Tembakau Jember, Desak Nyoman Siksiawati, menyatakan produk turunan tembakau tidak hanya rokok dan cerutu yang selama ini dipandang negatif oleh masyarakat. Desak menambahkan, tembakau juga bisa diolah menjadi produk bermanfaat bagi manusia seperti obat-obatan.

“Masih banyak sisi positif dari tembakau,” ujarnya. (tb/tc/kd)