Tugas Sekolah Aira AHY Dibully, Demokrat: BuzzeRp Kalap, Tak Malu Bully Anak-anak!

Ir H Abdullah Rasyid ME (Foto: Istimewa)

| Perundungan (bullying) yang dilakukan pihak tertentu terhadap Almira Tunggadewi Yudhoyono (11 thn), akrab disapa Aira, mengundang tanggapan fungsionaris DPP Partai Demokrat.

“Dahsyat sekali perpolitikan di Indonesia akhir-akhir ini. Kebencian begitu menghunjam jantung kekuasaan. BuzzeRp kalap, tak malu bully generasi muda, bahkan masih anak-anak sekolah dasar,” ujar Kabiro Perhubungan DPP Partai Demokrat, Ir Abdullah Rasyid ME, melalui siaran pers ke TataBerita, Senin (4/5/2020).

Rasyid melanjutkan, seperti diterangkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melalui akun media sosialnya, tugas menulis pidato ‘lockdown di masa pandemi Covid-19’ murni dari sekolah tanpa ada kaitan politik praktis.

“Tentang (pidato) Aira putri Mas AHY, sudah dijelaskan itu tugas anak sekolah. Gak ada politik. Mas AHY juga sudah jelaskan itu di akun media sosialnya,” imbuhnya.

Sekjen IKA-USU Jakarta ini pun berpendapat, sebagai manusia yang juga punya anak dan keturunan, sangat tak pantas menjadikan anak kecil sebagai bahan perundungan politik.

“Sangat tak pantas anak kecil dijadikan bahan bullyan politik. Ingatlah kita juga punya anak dan keturunan,” imbuhnya.

Rasyid sendiri mengaku kagum dengan kemampuan Aira menyusun pidato berbahasa Inggris. Ia menduga, justru bahasa Inggris Aira jauh lebih baik dari penghuni istana.

“Pidato (Aira) tersebut dibuat dalam bahasa Inggris dan boleh jadi bahasa Inggris Aira lebih baik dari penghuni istana. Jika berani, boleh kita coba,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat AHY mengunggah foto bersama istri Annisa Pohan Yudhoyono dan putri mereka Aira di akun media sosial, Sabtu (2/5/2020).

“Beberapa hari yang lalu, Aira, putri saya mendapat tugas dari sekolahnya untuk membuat dan menyampaikan pidato dalam bahasa Inggris, menjelaskan tentang lockdown dalam masa pandemi covid-19 ini, dan kenapa harus lockdown secara mandiri di rumah. Yang seru, skenarionya: pidato tersebut, harus disampaikan langsung ke hadapan Presiden Jokowi dan jajaran Pemerintahan,” tulis AHY dalam unggahannya.

Namun, tak sedikit juga perundungan terhadap Aira karena menyinggung isu lockdown di tugas sekolahnya tersebut. (tb)