Undang Pebecak Ke Rumah Dinas, Wagubsu Ijeck: Pak Subandi Ingatkan Ketakwaan dan Rasa Syukur

Pak Subandi (kiri) bersama Wagubsu Ijeck (kanan) di rumah dinas Wagubsu, Senin (3/8/2020) (Foto: Istimewa)

| Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Musa Rajekshah akrab disapa Ijeck, mengundang khusus seorang penarik becak (pebecak), Subandi, untuk minum teh bersamanya di rumah dinas Wagubsu, Jl  Teuku Daud Medan, Senin (3/8/2020).

Ijeck mengaku, ia tergugah dan mendapat pelajaran mengenai ketakwaan dan rasa syukur usai melihat unggahan video di media sosial yang menayangkan Pak Subandi mengaji (membaca Yasin dan Takhtim) kala menunggu penumpang.

“Ini menjadi pelajaran untuk kita, karena beliau (Subandi) dan yang lainnya yang hidupnya mungkin tidak seberuntung kita, masih menunjukkan ketaatan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Bagaimana dengan kita yang hidup berkecukupan, harusnya lebih banyak bersyukur dan beribadah. Agama apapun itu, jangan lupa mensyukuri nikmat yang diberikan Tuhan kepada kita,” ucap Ijeck.

Awalnya, Pak Subandi (70) warga Jl Starban Medan, mengaku, tak tahu alasan ia dijemput dan diajak bertamu ke rumah dinas Wagubsu. Ia mengetahuinya, setelah dijelaskan sendiri oleh Wagubsu.

“Awalnya saya ditunjukkan video beliau sedang mengaji. Makanya saya undang Bapak untuk datang kemari. Ingin tahu bagaimana cerita keseharian bapak,” jelas Ijeck didampingi Kabag Umum Biro Umum dan Perlengkapan Setdaprov Sumut Dedi Harahap.

Setelahnya, Wagubsu juga berjanji akan datang secara khusus mengikuti pengajian rutin yang dilakukan Pak Subandi bersama rekan-rekannya.

“Nanti saya akan berkunjung ke sana, saya mau lihat. Semoga semua sehat dan diberi rezeki oleh Allah SWT,” janji Wagubsu.

Baca juga: Diskusi Wagubsu Ijeck dengan Seniman: Ekosistem Kesenian Perlu Pembenahan

Menerima jamuan baik dari Wagubsu, Subandi mengaku terharu dan tak menyangka ia akan diundang khusus oleh pimpinan pemerintahan Sumatera Utara.

“Saya senang sekali bisa bertemu Bapak ini (Wagub). Mimpi pun saya tidak. Karena kemarin itu becak saya sempat jim (rusak). Jadi ada orang yang datang terus dibawa ke bengkel, saya tidak tahu siapa. Ini sekarang sudah bagus, sudah bisa narik. Terima kasih kepada Bapak (Wagub), semoga sehat dan murah rezeki,” ucap Subandi haru.

Kesehariannya, Subandi mengaku, selain menarik becak bermotor, ia masih melakukan kerja sampingan sebagai penjaga parkir. Namun, keadaan ekonomi ditambah masa pandemi Covid-19 ini, tak membuatnya lupa beribadah dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. (tb)