Update KPU Medan: Salman Belum Mundur Dari DPRD Sumut

Maskot Pilkada Medan, Si Balkot, dirilis KPU Medan, Lapangan Merdeka Medan, Minggu (1/3/2020) (Foto: TataBerita)

| Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan menyatakan bahwa Bakal Calon Wakil Walikota Medan, Salman Alfarisi, belum melengkapi berkas administrasi sebagai syarat pencalonan diri di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan 2020.

Adapun kelengkapan berkas yang belum dipenuhi Salman, surat pengunduran diri sebagai anggota DPRD Sumut dan legalisir fotokopi ijazah yang stempel basahnya tidak cocok.

“Untuk Bapaslon (Bakal Pasangan Calon) Akhyar Nasution-Salman Alfarisi, berkas yang masih dianggap belum lengkap adalah fotokopi ijazah Salman yang tidak cocok stempel basahnya, serta surat pengunduran diri dari DPRD Sumut,” beber Komisioner KPU Medan dari Divisi Program Data dan Informasi, Nana Miranti, kepada wartawan, di Medan, Rabu (16/9/2020).

Terkhusus untuk ijazah Salman, imbuh Nana, stempel basah mestinya dari pesantren bersangkutan bukan dari Kementerian Agama.

“Kalau untuk ijazahnya, hanya salah stempel. Harusnya stempel dari pesantrennya, tapi yang bersangkutan memasukkan berkas yang distempel Kementerian Agama,” lanjutnya.

Berhubung Rabu (16/9/2020) adalah hari terakhir perbaikan berkas bakal calon Pilkada Medan, KPU Medan menunggu kelengkapan ijazah Salman hingga malam. Untuk surat pengunduran diri dari DPRD Sumut, KPU memberi toleransi hingga 5 hari setelah penetapan pasangan calon.

“Itu untuk surat permohonan yang dimasukkan ke instansi terkait. Sedangkan untuk surat pengunduran resminya, ditunggu hingga 30 hari sebelum pencoblosan,” pungkas satu-satunya komisioner perempuan di KPU Medan ini.

Baca juga: KPU Medan Buka Pendaftaran PPK dan Upayakan Tekan Tingginya Potensi Angka Golput

Sementara itu, berkas pasangan Bobby Nasution dan Aulia Rachman yang masih dianggap belum lengkap adalah LHKPN untuk Bobby Nasution dan Tanda Bukti Tidak Ada Tunggakan Pajak untuk Aulia Rachman.

“Kalau untuk pasangan ini hanya sedikit ketidakcocokan format. Kita harapkan bisa selesai dan diserahkan hari ini,” terang Nana.

Dihubungi terpisah, Sekretaris Tim Pemenangan Bobby Nasution-Aulia Rachman, Alween Ong menyatakan, pihaknya sudah mengajukan perbaikan. Pihak KPU pun menyatakan seluruhnya sudah sesuai.

“Sudah clear. Hanya sedikit yang diperbaiki. Ini kita sudah pegang tanda terimanya dari KPU,” ujar wanita berhijab ini.

Informasi, tahapan selanjutnya adalah penetapan Calon Walikota/Wakil Walikota Medan pada 23 September 2020. Sehari berselang, 24 September 2020, dilakukan pengambilan nomor urut. (tb)