Virus Corona di Sumut: Laporan Terbaru Dinkes Sumut & Tim PINERE RSUP Adam Malik

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Dinkes Sumut) bersama Tim Penyakit Infeksi New Emerging dan Re-Emerging (PINERE) Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Adam Malik Medan mengadakan konferensi pers di gedung kantor Dinkes Sumut, Jl Prof Yamin no 41AA Medan, Senin (10/2/2020) (Foto: Istimewa)

Medan, TataBerita | Terkait isu virus corona ( 2019-nCoV), Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Dinkes Sumut) bersama Tim Penyakit Infeksi New Emerging dan Re-Emerging (PINERE) Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Adam Malik Medan mengadakan konferensi pers di gedung kantor Dinkes Sumut, Jl Prof Yamin no 41AA Medan, Senin (10/2/2020). Konferensi pers bertujuan sosialisasi informasi dasar, pencegahan dan perkembangan informasi terbaru mengenai isu virus corona (2019-nCoV), di Sumatera Utara khususnya.

Konferensi pers ini merilis 6 poin, secara garis besar dapat diberitakan sebagai berikut:

Pertama, penularan virus corona (2019-nCoV ) terutama melalui droplet (percikan ludah, bersin, batuk) serta dapat dicegah.

Penularan dan Pencegahan Virus Corona (Sumber: Dinkes Sumut)

Kedua, informasi mengenai evakuasi WN Korea (L/21), anak buah kapal (ABK) Sun Shine berbendera Panama. Berdasarkan penyelidikan epidemiologi, ABK tersebut meninggal dunia bukan karena penyakit karantina, termasuk bukan terpapar virus corona (2019-nCoV)

Ketiga, Sampai saat ini, belum ada pedoman Internasional maupun Nasional Indonesia terkait terapi definitif (pengobatan standar) dan profilaksis (obat pencegahan) virus corona (2019-nCoV). Hingga kini, belum ada standar internasional yang terbukti secara ilmiah.

Penggunaan Chloroquine atau obat lain, sebelum ada bukti ilmiah dasar berstandar dan kesepakatan ahli di tingkat global/nasional, dapat membawa kerugian berupa efek samping dan resistensi.  Selain itu, dapat menimbulkan kelangkaan dan melambungnya harga obat, hal ini sudah tampak pada masker. Kelangkaan dan naiknya harga masker banyak disebabkan maraknya penggunaan masker tidak pada tempatnya.

Ada tata cara penyampaian informasi hasil penelitian, agar pesan atau kesimpulan penelitian sampai dengan benar, terhindar dari mispersepsi. Pemerintah serta pemangku kebijakan (para ahli dan organisasi profesi dokter) berperan menjaga agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar serta tidak dirugikan.

Keempat, untuk Provinsi Sumatera Utara, pihak yang berwenang memberikan pernyataan resmi dan arahan tentang virus corona (2019-nCoV) adalah Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan Tim PINERE RSUP H.Adam Malik Medan.

Kelima, hingga saat konferensi pers ini digelar, belum didapati ada orang terjangkit virus Corona (2019-nCoV_ di Sumatera Utara.

Keenam, hingga Minggu (9/2/2020), berdasarkan keterangan pers Balitbangkes Kemenkes RI, sejumlah 49 sampel telah diperiksa dengan hasil negatif dan 1 sampel masih dalam proses.

Konferensi pers ini dilaksanakan oleh Kepala Dinkes Sumut, dr.Alwi Mujahit Hasibuan; Sekretaris Dinkes Sumut, dr.Aris Yudhariansyah; Perwakilan Tim PINERE RSUP H.Adam Malik Medan, dr.Franciscus Ginting, Sp.PD, K-PTI, dr.Restuti Hidayani Saragih, Sp.PD, K-PTI, FINASIM, M.H.(Kes) dan dr.Ade Rahmaini, Sp.P.

Turut pula, didampingi Kabiddokkes Polda Sumut, Kombes Pol.dr.Harjono, Sp.KJ. dan Kabid Karantina dan Surveilans Epidemiologi Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Medan, Rahmat Ramadhan Nasution. (tb)