Wagubsu Ijeck Buka Peluang Investasi Sport Center, Sektor Pariwisata dan Pertanian Kepada Perusahaan Asal Swiss

Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah menerima Kunjungan Kehormatan Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Kurt Kunz bersama rombongan di Rumah Dinas Wagub Jalan Teuku Daud Medan, Selasa (4/2/2020) (Foto Humas Pemprovsu)

Medan, TataBerita | Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah (Ijeck) menerima kunjungan kehormatan Duta Besar (Dubes) Swiss untuk Indonesia Kurt Kunz dan rombongan pengusaha asal Swiss di rumah dinasnya, Jalan Teuku Daud, Medan, Selasa (4/2/2020). Dalam kesempatan ini, Ijeck menjajaki peluang kerjasama antara Sumatera Utara dengan para pengusaha asal Swiss.

“Sumatera Utara sangat terbuka bagi pengusaha asal Swiss untuk melakukan investasi. Banyak potensi investasi yang dapat dikerjasamakan di daerah ini,” ujar Ijeck.

Ijeck misalnya, membuka peluang kerjasama investasi pembangunan Sport Centre yang akan digunakan untuk penyelenggaraan PON 2024. Peluang kerjasama investasi lain, menurut Ijeck, ada di sektor pariwisata misalnya di danau Toba dan sektor pertanian.

“Banyak peluang investasi di sini. Mungkin kita bisa bersinergi dan berkontribusi untuk pembangunan Sumatera Utara,” tambah Ijeck.

Dubes Swiss, Kurt Kunz, menyatakan Sumut memiliki potensi investasi yang sangat besar. Ia menyatakan semoga rombongan pengusaha yang ikut bersamanya dapat menindaklanjuti tawaran Wagubsu Ijeck.

“Kami datang untuk ke sini karena mengetahui Sumut mempunyai potensi yang sangat besar. Saya datang bersama 10 perusahaan asal Swiss yang beroperasi di Indonesia. Saya sangat menghargai peluang untuk bisa berdialog langsung dengan Wagub,” kata Kunz.

Adapun 10 perusahaan yang ikut pada kunjungan tersebut antara lain, Swiss Cham, PT. Anugerah Pharmindo Lestari (APL), PT. Clariant Adsorbents Indonesia, PT. Buhler Indonesia, Japan Tobacco International (JTI), PT. Asuransi Adira Dinamika (now part of Zurich Insurance Grop), PT. HILTI Nusantara, PT. Endress+Hauser Indonesia, Regal Springs Indonesia dan Syngenta. (tb)